Cara Plotting di Layout Autocad

Masih banyak orang yang Plotting program autocad dengan menggukan model. Sebenarnya ada yang lebih mudah dari pada plotting di model. Ngeplot di layout menurut verdant.id jauh lebih mudah dari pada di model. Jika kita plotting di model, maka harus mengatur skala gambar dan itu dilakukan berulang-ulang pada gambar selanjutnya. Selain skala gambar, plotting di model juga harus menyeting hal lainnya.

Selain itu, Jika anda melakukan plotting lebih dari 2 lembar, maka harus setting plot model beberapa kali. Berbeda halnya dalam Layout, anda tidak perlu repot-repot setting plot beberapa kali. Tetapi hanya perlu setting satu kali yaitu pada langkah awal. Tak hanya itu saja, ngeplot di layout juga lebih mudah saat mengubah skala gambar.

Berikut Cara Plotting di Layout:

  1. Buka file autocad yang ingin ada plot.

2. Pada tampilan paling bawah klik Layout.

3. Hapus garis yang ada di layout, karena kita tidak memerlukan itu.

4. Klik kanan pada bacaan Layout di bawah.

5. Klik page setup manager.

6. Klik modify pada bagian kanan.

7. Pada bagian printer/plotter, pilih jentih printer yang akan anda gunakan atau jika ingin mengubahnya kedalam file pdf maka pilih DWG TO PDF.

Baca juga: 7 Kreasi Gambar Denah Rumah Minimalis

8. Langkah selanjutnya setelah mengatur printer yang akan kita gunakan atau DWG TO PDF. Klik properties di sebelah dwg to pdf.

Dalam properties kita akan mengubah ukuran kertas sesuai kebutuhan. Biasanya jika langsung mengatur di paper size, ukuran kop yang sudah kita buat sesuai ukuran kertas tidak akan pas. Untuk menghindari hal seperti itu kita atur ukuran kertas di properties terlebih dahulu.

9. Jika semua langkah diatas sudah dilakukan. Maka langkah selanjutnya kita akan setting atau atur ukuran kertas. Caranya klik properties, maka akan muncul layar seperti ini:

10. Selanjutnya pada User-defined paper sizes & calibration, klik costom paper sizes. Costom paper sizer ada di bagian bawah User-defined paper sizes & calibration. Jika sudah di klik, kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah:

11. Klik add, maka akan muncul tampilan seperti ini:

Pada bagian begin klik use existing, pilih kertas yang akan digunakan contohnya kertas A3. Autocad sendiri sudah menyedikan ukuran kertas dari A4 sampai A1.

Jika anda sudah mengklik Use Exiting, klik pada bacaan Ansi A (11.00 x 8.50). Kemudian pilih kertas yang akan di gunakan. Langkah selanjutnya klik next, jika ukuran kertas sudah benar klik next lagi. Tapi jika anda salah memilih ukuran kertas maka klik back.

Pada bagian Printable area, supaya kertas pas atau tidak ada space maka ketik 0 pada top, bottom, left, dan right. Jika semuanya sudah 0, klik next. Lalu pada bagian paper size name, gunakan nama yang kalian mudah mengingatnya. Selanjutnya klik next + finish.

Supaya kertas yang kita buat selalu ada di Cad atau File lain maka klik save as, Kemudian save tanpa mengubah nama apapun. Jika semua sudah di atur maka klik ok.

12. Pada bagian paper size cari nama kertas yang kalian buat. Biasanya suka ada di bagian teratas.

13. Jika anda akan plotting berwarna hitam putih, maka pilih monochrome pada bagian plot style table. Tetapi jika akan ngeplot berwarna maka pilih none.

14. Untuk skala, biarkan 1:1 saja. Karena kita akan mengatur skala di layout.

15. Jika semua hal diatas sudah dilakukan, maka klik ok. Lalu copy kop yang sudah dibuat. Cara mengcopynya agar tepat yaitu Ctrl v + Ketik 0,0 + Enter.

16. Untuk memasukan gambar caranya, ketik MV enter + klik bagian dalam kop atau klik mana saja asal dalam kop. Kemudian ukurannya sesuaikan dengan ukuran gambar

17. Pilih gambar yang akan kalian plot terlebih dahulu lalu atur skalanya. Caranya klik dua kali digambar.

Sumber: verdant.id.

Arsitektur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!