Jenis-Jenis Genteng Berdasarkan Bahan Pembuatannya

Jika kita berbicara mengenai bagian-bagian bangunan. Kita analogikan seperti bagian tubuh manusia, yang terdiri dari tiga bagian yaitu kaki, badan, kepala. Dimana yang dimaksud dengan kaki di sini adalah pondasi, badan adalah dinding dan kepala adalah atap.

Seperti layaknya tubuh manusia, tentu saja bagian kepala mendapatkan perhatian ekstra untuk hal-hal yang berbau estetika. Begitu juga dengan atap suatu bangunan. Untuk atap sendiri memiliki banyak jenisnya seperti genteng, alang-alang, dak beton, membran, rangka ruang, cangkang, dan lain-lain.

Pada bahasan kali ini saya akan membahas jenis-jenis genteng berdasarkan bahan pembuatnya.

Genteng merupakan salah satu bagian atap yang banyak diaplikasikan pada bangunan. Terutama untuk bangunan rumah tinggal. Karena jika penggunaan jenis genteng sesuai dengan konsep maka bisa menambah estetika bangunan.

Disamping kelebihan, terdapat pula kekurangannya yaitu sering merembes air hujan pada sela-sela pasangan genteng. Tetapi hal ini dapat di atasi dengan penggunaan aluminium foil yang posisinya dibawah kayu reng.

Untuk pemasangan genteng ini sendiri termasuk kategori mudah, dimana dari usuk atap bisa menambahkan multiplek/fiber, lalu aluminium foil, reng, dan terakhir genteng. Adapun jenis-jenis genteng yang akan di bahas yaitu :

  1. Genteng tanah liat
  2. Genteng keramik
  3. Genteng beton
  4. Genteng kaca
  5. Genteng metal
  6. Genteng aspal

Genteng Tanah Liat

Genteng tanah liat merupakan yang paling banyak diminati masyarakat. Keunggulan dari genteng ini adalah harganya yang relatif terjangkau, gampang dicari, tersedia beragam bentuk dan model, kuat (tetap aman meski diinjak), tahan lama (meski cuaca Indonesia yang cepat sekali berubah-ubah seperti panas, dingin dan hujan), aman terhadap serangan serangga, mudah dalam pemasangannya.

Untuk kekurangan dari genteng tanah liat adalah jika anda tidak melapisi dengan cat maka akan cepat berlumut dan berjamur. Pemasangannya memerlukan kayu yang lumayan banyak sebagai rangkanya. Untuk pemasangan kayu reng yang digunakan sebagai rangka genteng juga memerlukan ketelitian agar genteng tidak mudah bocor dan tidak melorot. Penyebab genteng bocor bisa jadi genteng melorot dan tidak sesuai dengan tata letaknya.

Genteng keramik

Atap genteng keramik memang terbuat dari keramik. Tetapi bahan utama pembuatannya adalah tanah liat dan pada tahan penyelesaian pembuatan genteng diberi lapisan pewarna glatzur. Tips Memilih Keramik genteng adalah dengan mengetahui kelebihan dari atap genteng keramik, yaitu dengan beragam pilihan warna. Warna genteng sangat cantik dengan kilau yang memberi kesan terlihat licin . Warnanya tahan lama karena proses pembuatannya dengan cara di bakar pada suhu yang sangat tinggi. Banyak ditemukan pemasangan genteng keramik pada balkon rumah mewah. Atap genteng keramik juga lebih kuat.

Kelemahan dari atap genteng keramik adalah harganya yang mahal, memasangnya harus di kunci dengan mur baut, rangka tempat memasang genteng keramik adalah kayu dan beton. Proses pemasangan rangka reng juga memerlukan ketelitian agar atap bocor terhindarkan. Pemasangan juga memperhatikan kemiringan minimum 30 derajat agar air hujan mengalir dengan lancar serta atap tidak copot ketika angin bertiup sangat kencang.

 Genteng beton

Pada atap genteng beton biasa, bahan atap dicetak dari beton yang bentuknya seperti genteng tanah liat. Atap genteng beton biasa dipasang pada rumah-rumah untuk Desain Rumah Minimalis. Terdapat beragam pilihan model yang dapat anda pilih mulai dari genteng yang bergelombang hingga yang datar dengan beragam pilihan warna-warni yang cantik. Tingkat kualitas dan keawetan juga dapat anda percayai. Tahan terhadap cuaca, kebakaran maupun serangan serangga.

Kelemahan dari atap genteng beton adalah atap genteng beton lebih berat dibandingkan dengan atap genteng tanah liat. Harganya juga lebih mahal dibandingkan atap genteng tanah liat.

 Genteng kaca

Seperti namanya, atap genteng kaca merupakan atap yang tersusun dari genteng yang terbuat dari kaca. Kelebihan dari genteng kaca dapat difungsikan sebagai ventilasi dimana cahaya matahari dapat masuk kerumah. Pemasangan atap genteng kaca juga dapat menjadi salah satu cara menjaga dan mencegah dinding dari kelembapan yang berlebih dan berjamur. Bentuknya genteng kaca sama seperti bentuk genteng yang lainnya.

Kelemahan genteng kaca adalah genteng ini hanya dapat di terapkan pada bagian-bagian tertentu dari rumah karena jika anda menggunakan terlalu banyak genteng kaca maka suhu rumah anda akan cukup panas ketika siang hari matahari bersinar dengan cerahnya. Selain itu model genteng kaca hanya sedikit dan terbatas. Selain itu genteng kaca juga lumayan mudah pecah.

 Genteng metal

Atap genteng metal terdiri dari susunan genteng yang bahan pembuatannya dari logam anti karat/ baja lapis ringan. Bentuk dari genteng metal berupa lembaran seperti seng. Pemasangan genteng metal dengan cara menanam genteng tersebut dengan mur dan baut pada rangka atap. Keunggulan dari atap genteng metal adalah bobotnya lumayan ringn sehingga tidak memerlukan rangka dalam jumlah banyak. Memiliki efek memantulkan tanah sehingga rumah tidak akan terasa panas yang berlebih ketika siang hari. Anti pecah, anti lumut, cukup tahan terhadap api dan bebas perawatan serta anti karat. Kelemahan dari genteng metal adalah harganya yang mahal. Selain itu pemasangannya memerlukan ketelitian agar atap terlihat cantik.

 Genteng aspal

Atap genteng aspal  terbuat dari campuran aspal dan bahan kimia lainnya. Kelebihan atap genteng aspal adalah lebih ringan di banding atap metal dan keramik. Tahan api dan tahan terhadap angin kencang. Dilapisi lapisan anti jamur dan anti pudar dengan beragam pilihan warna.

Kelemahan dari atap aspal adalah harganya yang mahal. Selain itu ia juga membutuhkan kerangka yang cukup kuat untuk menopang beratnya yang lebih besar dibandingkan dengan jenis atap lainnya. Atap ini sering digunakan untuk daerah yang sering dilanda bencana atau membutuhkan genteng yang cukup kuat dan tahan atas berbagai bencana.

Dari jenis-jenis genteng tersebut masing-masing genteng memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sehingga dengan adanya tulisan ini diharapkan dapat membantu dalam memilih jenis genteng yang dapat memberikan niai estetika yang lebih saat di aplikasikan pada bangunan pembaca.

Baca: Rain Water Harvesting System

Sumber : Rumahlia, Inspiring.

Arsitektur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!