Apa saja yang harus diperhatikan sebelum membuat kolam renang berkaitan dengan tata letak, desain, biaya pembuatan, serta perawatan. Renang merupakan olahraga yang bisa dilakukan bersama keluarga. Meskipun banyak objek wisata yang menyediakan fasilitas kolam renang untuk anak-anak, tetapi kolam keluarga di rumah lebih nyaman digunakan.

Banyak masyarakat menganggap jika kolam renang hanya cocok untuk rumah mewah, padahal itu tidaklah benar. Anda yang mempunyai rumah minimalis juga bisa membangun kolam renang keluarga outdoor. Berikut hal-hal yang perlu dipertimbangkan.

  1. Ukuran dan letak kolam renang

Tentukan dimensi kolam dengan melihat lahan yang tersedia. Apabila lahan rumah tidak terlalu luas, maka kolam mungil tetap bisa dibangun untuk tempat berenang bersama keluarga. Pilih lokasi yang tepat dan sesuaikan dengan konsep rumah.

  1. Memilih desain kolam renang

Setelah memilih posisi yang akan dibangun, anda bisa menentukan desain sesuai keinginan. Konsultasikan dengan arsitek ataupun kontraktor yang menangani pembangunan. Apabila konsep yang akan digunakan bertema alam, maka perlu menempatkan beberapa tanaman di sekitar kolam.

Banyak sekali desain unik yang bisa anda gunakan sebagai referensi, misalkan dengan membuat kolam berbentuk bundar dengan menambahkan tanaman merambat di dinding terdekat untuk menampilkan kesan alami. Di dekat kolam, anda bisa menambahkan kursi berbentuk bundar pula.

Bentuk kolam lainnya bisa dibuat persegi panjang, ini cocok untuk lahan yang punya ukuran lebar terbatas. Biasanya salah satu ujungnya akan berbatasan dengan tembok pagar rumah. Tanaman yang dipakai untuk kolam persegi panjang biasanya berupa tanaman berbatang, bukan merambat. Tetapi kembali lagi semua tergantung selera tuan rumah.

  1. Kedalaman kolam renang

Luas kolam renang di rumah sebaiknya tidak kurang dari 3 m x 4 m agar lebih nyaman. Pertimbangkan soal kedalamannya, karena jika terlalu dalam, anak-anak tidak bisa menggunakannya. Kisaran dalamnya mulai dari 1,4 meter sampai 2 meter, seperti yang sering ditemui di tempat wisata.

Jika memang diperuntukkan untuk anak-anak dan dewasa lebih baik buat secara terpisah. Kolam renang anak biasanya hanya mempunyai kedalaman  setengah meter saja.

  1. Desain teras kolam renang

Dalam pembuatan kolam renang, sebaiknya tidak melalaikan terasnya karena akan mempengaruhi struktur. Teras ini merupakan area yang ada di sekitar kolam yang sering disebut dengan pool deck. Tampilan kolam bisa dipercantik dengan susunan pool deck. Anda bisa memilih stepping stone dengan susunan artistik.

Adapun dek kayu, batu-batu alam, dan lantai sebagai opsi lain. Pada rumah minimalis, teras kolam sering disatukan dengan bangunan rumah karena lahan yang terbatas. Utamakan keselamatan keluarga dengan memilih material anti selip atau tidak licin untuk pembuatan area sekitar kolam.

  1. Memilih dan Menggunakan filterisasi

Alat yang mendukung air kolam tetap terjaga kebersihannya adalah mesin filter. Fungsinya sebagai penyaring kotoran-kotoran. Filterisasi mempunyai tiga jenis sesuai dengan kegunaannya.

Sand filter : mesin penyaring khusus untuk pasir agar tidak masuk kedalam kolam

Cantridge filter : media penyaringan yang memanfaatkan paper type cantridge. Bentuknya berupa tabung vertikal.

DE atau Diatomaceus Earth : hampir sama dengan cantridge filter, perbedaannya terletak pada bubuk DE sebagai tambahan untuk pelapis sehingga kotoran akan terikat sempurna.

Dari penjelasan di atas, anda sudah mempunyai gambaran kolam renang untuk rumah minimalis. Ukuran, letak, dan desain yang tepat akan membuat kolam renang lebih nyaman meskipun tidak terlalu besar.