Dapur merupakan suatu ruangan dalam rumah yang digunakan sebagai tempat mengolah berbagai macam masakan untuk disajikan sebagai hidangan yang lezat. Ada banyak resep yang bisa diciptakan ketika berada di ruangan tersebut. Berbagai kegiatan, seperti menggoreng, merebus dan kegiatan lainnya dilakukan agar cita rasa sebuah resep bisa tercipta.

Dari berbagai macam kegiatan yang dilakukan, ternyata masih banyak hal yang biasanya menjadi kesalahan. Namun, sayangnya hal tersebut tidak langsung disadari hingga akhirnya berubah menjadi sebuah kebiasaan yang rasanya sulit untuk dihilangkan. Kebiasaan-kebiasaan tersebut bila dibiarkan terlalu lama tentu saja akan berdampak tidak bagus, baik bagi peralatan dapur dan situasi yang lain. Apa saja kebiasaan buruk tersebut?

  1. Menumpuk peralatan kotor

Salah satu kebiasaan yang banyak dimiliki oleh orang-orang adalah banyak sekali yang suka memasak, tapi hanya sedikit yang juga suka mencuci peralatan kotor. Setelah melakukan kegiatan memasak, mencuci peralatan kotor menjadi suatu hal yang sangat melelahkan untuk dikerjakan, padahal hal tersebut sangat tidak baik bila terus-menerus dikerjakan.

Peralatan dapur yang terlalu lama dibiarkan kotor akan membuat kondisinya semakin memburuk dari hari ke hari. salah satu cara yang bisa dihilangkan untuk menghilangkan kebiasaan tersebut adalah dengan cara tidak menunda. Peralatan dapur yang telah digunakan langsung dibersihkan sehingga tidak ada rasa malas yang menyerang terlebih dahulu.

  1. Menyentuh setiap sudut ruangan dapur

Memang benar bila dapur memang difungsikan sebagai tempat memasak. Namun, bukan berarti setiap sudutnya digunakan adalah satu waktu. Apalagi bila sudut dapur yang digunakan selalu dipenuhi dengan sampah. Hal ini akan menunjukkan bahwa proses pembuatan masakan sangatlah tidak higienis. Selalu jaga kebersihan saat memasak. Jangan sampai ada kebiasaan untuk membereskan semuanya di akhir kegiatan memasak dilakukan. hal ini akan membuat dapur terlihat sangat berantakan. Lebih baik lakukan satu per satu cara memasak sehingga kondisi dapur tetap terkendali.

  1. Tidak menggunakan peralatan pelindung

Meskipun bisa terbilang menjadi kebiasaan yang sangat biasa dilakukan, tapi memasak juga perlu suatu peralatan khusus yang digunakan oleh sang koki agar keselamatannya terjamin. Melakukan kegiatan di dapur sangat besar kemungkinan untuk berhadapan dengan benda tajam atau barang berbahaya lainnya, kompor misalnya. Dengan menggunakan alat pelindung, diharap tidak ada kecelakaan yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Kendati telah biasa menggunakan alat pelindung, usahakan untuk terus berhati-hati terhadap apa saja yang dilakukan di dapur, karena bila tidak demikian tentu saja akan membahayakan diri sendiri dan mungkin juga orang lain.

  1. Meletakkan barang secara sembrono

Kebiasaan lain yang jangan lagi diteruskan adalah meletakkan segala perlengkapan dengan benar. Bila sudah berkeluarga dan terdapat anak kecil dalam rumah, langkah bijak yang harus dilakukan adalah dengan menjauhkan semua benda berbahaya agar tidak bisa terjangkau oleh sang buah hati. Bila memiliki kebiasaan yang sembrono, antara lain dengan ceroboh meletakkan barang-barang, ubahlah kebiasaan ini agar semua orang bisa terhindar dari bahaya.

  1. Tidak membersihkan kondisi dapur secara berkala

Kebersihan adalah salah satu kenyamanan yang bisa didapat dari dapur. Membersihkan setiap sudut dapur secara berkala sangat berguna. Apalagi bila sudut-sudut tersebut memang jarang tersentuh. Selain itu, ada satu barang elektronik yang jarang mendapat perhatian, yaitu kulkas. Tempat menyimpan barang bertemperatur rendah tersebut usahakan untuk selalu dalam kondisi bersih agar bahan masakan yang tersimpan di dalamnya tetap terawat.

Verdant.id, Cilukba