Ingin memiliki tampilan rumah yang unik dan menarik. Saat ini banyak cara untuk mewujudkannya, salah satunya dengan mengaplikasikan material kaca pada bagian lantai. Tak perlu secara keseluruhan menggunakan lantai kaca, cukup ruangan atau bagian-bagian tertentu saja. Misalnya jembatan penghubung antara ruangan satu dengan lainnya. Pada bagian atas kolam renang atau area lantai dua, sehingga anda akan mendapatkan pemandangan transparan pada lantai bawah.

Penggunaan material ini bisa menambah kesan ruangan lebih luas. Selain itu, bisa juga menciptakan ruangan lebih terang, karena seperti yang kita ketahui material ini bisa memantulkan cahaya. Namun pertanyaannya, amankah penggunaan lantai kaca untuk sebuah hunian?

Tenang saja, material ini aman diaplikasikan pada lantai hunian anda. Asalkan proses pemilihan material sampai pemasangan dilakukan oleh ahlinya yang profesional. Jangan sampai menggunakan jasa tukang pemasangan lantai keramik biasa, karena jenis material keramik dan kaca memiliki sifat yang berbeda. Ingat ya!

Hal-hal yang harus diperhatikan ketika memilih material kaca untuk lantai.

  1. Material kaca untuk lantai berbeda dengan material kaca untuk dinding maupun atap. Ada dua jenis lantai kaca yang banyak digunakan yaitu, laminated glasses dan glass block. Di antara kedua jenis kaca ini, penggunaan laminated glass terbilang aman karena ketika lantai pecah potongan kaca tetap berada dalam pembungkusnya sehingga bisa dikatakan aman.
  2. Jangan memilih lantai kaca yang memiliki kecenderungan licin, pilih yang bertekstur atau anti licin.
  3. Memiliki ketebalan kaca minimal 20mm.
  4. Buatlah rangka-rangka penahan kaca sekuat mungkin, sehingga dapat menyangga beban berat. Penggunaan rangka kisi-kisi segi empat (bujur sangkar) sebagai alas kaca sangat dianjurkan. Panjang dan lebar kisi-kisi bisa disesuaikan dengan ketebalan kaca dan berat beban yang akan diterima kaca.
  5. Rangka sebaiknya dibuat dari logam yang kuat, seperti besi atau stainless steel. Selain itu, antara besi rangka dan kaca sebaiknya diberi karet, fungsinya sebagai peredam getaran dan gesekan langsung dengan rangka besi serta menghindari kaca retak atau pecah karena getaran.

Baca juga: Pilih Lantai Vinyl atau Keramik? Yuk Kenali Karakter Keduanya Part 2

Macam-macam lantai kaca

1.  Laminate Glass

Kaca yang terbilang aman karena tidak akan berbahaya ketika pecah. Apa yang terjadi ketika pecah? Pecahannya akan melekat pada pelekatnya (interlayer) yaitu polyvynil butyral (PVB) di mana pelekat ini diletakan di antara dua atau lebih kaca biasa. Sehingga kaca ini akan retak seperti jaring laba-laba.

2.  Glass Block

Kalau material yang satu ini sebelum pemasangan harus memperhatikan berat beban yang akan diterima kaca. Beban mati lantai glass block sebesar 20 psf dan beban hidup dianggap sebesar 100 psf. Segala beban tambahan harus sesuai dengan aturan kode bangunan yang berlaku.

Kacaatapdanlantai