Menghadapi masalah keterbatasan lahan, masyarakat modern perkotaan banyak yang beralih dari menginvestasikan tanah ke pembelian apartemen. Lahan tanah yang terbatas membuat harga belinya terlalu mahal, sedangkan keadaan ekonomi di kota pun terkadang tidak segemerlap kelihatannya. Inilah mengapa para pelaku bisnis properti lebih tertarik untuk mendirikan apartemen dibandingkan perumahan. Jika pun ingin membangun bisnis perumahan, mereka lebih memilih lokasi di pinggiran kota. Namun, apartemen yang memiliki luas standar terkadang membuat Anda(sebagai konsumen)merasa jenuh dan ingin membuat suasana yang berbeda. Caranya adalah dengan menata ulang interior apartemen Anda. Sebelum itu, sebaiknya ketahui dulu gambaran dari membuat desain ruang apartemen yang nyaman.

Hal Penting yang Harus Diketahui ketika Mendesain Ruangan Apartemen

Bentuk gedung apartemen rata-rata terlihat standar jika dilihat dari luar, inilah mengapa untuk menghasilkan apartemen yang ‘menjual’, pemilik harus pandai-pandai dalam melakukan perancangan interior. Hanya saja, tidak semua pebisnis apartemen menyajikan desain interior sesuai keinginan Anda. Desain di dalam ruangan cenderung disamakan dengan ruang lainnya, mulai dari perabotan hingga tata letak dirancang serupa. Jika Anda merasa bosan dengan desain standar seperti itu, mengapa tidak mendesainnya sendiri supaya sesuai dengan selera artistik dan kenyamanan Anda?

  1. Perubahan dimulai dari furniture

Perubahan furniture akan sangat memengaruhi interior di dalam ruangan. Rata-rata, apartemen sekarang menerapkan desain minimalis modern pada interiornya. Hal ini dirasa paling pas mengingat ruang apartemen terbilang sempit sehingga memerlukan penataan yang simpel, bersih, tapi juga punya fungsi yang cukup. Terlebih masyarakat modern memang lebih suka desain yang tidak terlalu rumit. Akan tetapi, bukan berarti perubahan interior tersebut tidak bisa dilakukan. Dengan mengganti beberapa furniture, Anda dapat menghasilkan tampilan yang berbeda.

Namun, terkadang layout furniture yang sudah tertata sedemikian rupa, akan cukup sulit untuk mengubahnya. Jika Anda tidak memiliki pengetahuan tentang layout yang komplek dan rumit ini, cara satu-satunya adalah dengan menggandeng seorang arsitek atau desainer interior yang mengerti tentang penataan ruang.

  1. Jangan mengubah desain original secara keseluruhan

Melakukan perubahan pada desain awal apartemen sebenarnya lebih rumit daripada merombak rumah biasa. Hal ini karena sistem pipa air dan toilet tersambung ke banyak tempat dan Anda tidak mengetahui dengan pasti seperti apa rancangan pipa-pipa tersebut, sehingga ketika ingin mengubah tata letak ruangan, Anda pun perlu tahu seluk beluk perpipaan dan bahkan kelistrikan yang digunakan. Apalagi, ketika layout apartemen diubah secara keseluruhan, harga jualnya jadi lebih rendah daripada pertama Anda membelinya.

  1. Perhatikan fungsi utama apartemen

Arsitektur apartemen yang baik, semestinya sudah mengikuti standar persyaratan bangunan apartemen. Standar tersebut meliputi kondisi entrace, kanopi, akses ruang tidur ke kamar mandi, akses dapur ke kamar mandi, dan bahkan service dari dapur hingga ke ruang makan. Tidak heran jika terkadang tampilan bagian dalam apartemen seperti itu-itu saja. Seperti apa pun tren desain yang sedang populer, standar apartemen tidak boleh diabaikan. Oleh sebab itu, ketika Anda ingin mengubahnya ke bentuk yang sesuai minat Anda, sudah seharusnya untuk tidak mengabaikan standar yang sudah ada.

Seperti pengertiannya, apartemen merupakan tempat tinggal yang terdiri atas kamar mandi, kamar tidur, ruang duduk, dapur, dan lainnya, yang berada dalam satu bangunan bertingkat. Artinya, meskipun ruangan apartemen sudah menjadi kepemilikan Anda, tetapi satu bangunan tersebut juga milik penghuni lainnya. Untuk membuat desain ruang apartemen yang nyaman dan sesuai keinginan pun sepatutnya memperhatikan dampak positif dan negatif pada pemilik ruang lainnya.