Kamu saat ini memiliki cita-cita ingin menjadi seorang arsitek atau sedang menempuh pendidikan jurusan arsitektur? Ada beberapa hal yang harus kamu ketahui jika ingin menjadi seorang arsitek yang hebat. Karena seorang arsitek tidak hanya pandai mendesain bangunan secara artistik saja tetapi juga banyak ilmu yang harus dipelajari.

Mengapa menjadi seorang arsitek harus memiliki kemampuan yang luar biasa? Karena seorang arsitek dalam praktiknya pasti akan berhubungan erat dengan ilmu pengukuran, perencanaan, rancangan bahan, harga, teknologi permodelan hingga detail konstruksi lainnya.

Untuk lebih jelasnya simak beberapa ulasan di bawah ini, terutama bagi kamu yang masih  menimbang-nimbang memilih jurusan arsitektur. Verdant Studio merangkumnya menjadi 7 yaitu,

  1. Kemampuan Numerik

Dalam merancang sebuah bangunan yang aman dan fungsional. Seorang arsitek harus memiliki kemampuan geometri, matematika, fisika dan ilmu lainnya yang terkait. Kemampuan ini merupakan hal dasar yang wajib dimiliki.

2. Kemampuan Desain

Estetika dalam bidang arsitektur menjadi pertimbangan utama. Seorang arsitek harus terbiasa dengan sejarah arsitektur sebagai seni, akrab dengan berbagai gaya arsitektural yang ada di lapangan. Dan yang tak kalah penting adalah mengetahui tren atau gaya yang sedang berkembang di tengah masyarakat. Karena seorang arsitek harus bisa menggabungkan daya tarik visual dengan fungsi praktis sesuai dengan kebutuhan klien.

3. Kemampuan Software Arsitektural

Pada zaman teknologi yang serba canggih seperti sekarang ini, segala hal yang berhubungan dengan desain lebih banyak dilakukan melalui komputer. Dengan adanya software-software pendukung seperti ini, seorang arsitek bisa membuat simulasi model 2D, 3D, rendering dan output visual lainnya.

Tahukah kamu software apa saja yang harus dikuasai? Catat ya, software-software tersebut di antaranya Chief Architect, AutoCAD Architecture, Autodesk Revit, ArchiCAD, Punch, Revit Architecture, Softplan, MicroStation, Vectorwork Architecture dan SketchUp.

4. Keterampilan Memecahkan Masalah

Pada dasarnya seorang arsitek adalah pemecah masalah yang handal. Jika sedang merancang sebuah bangunan atau sedang memenuhi kebutuhan klien,  kemudian muncul masalah terkait desain, Maka seorang arsitek harus bisa mencari solusi dan menyelesaikannya dengan cepat. Apapun masalahnya baik itu terkait desain, bahan material, harus mempunyai alternatif penyelesaian. Ada baiknya jika mempunyai dua rencana, sehingga jika rencana A tidak sesuai bisa beralih pada rencana B.

5. Pengetahuan Hukum

Pengetahuan dasar tentang kode bangunan, peraturan dan kebijakan yang harus dipatuhi. Hukum dan peraturan dimana kamu akan merancang bangunan. Contohnya ada beberapa peraturan yang melarang pembangunan pada batasan-batasan tertentu. seperti di lahan basah atau zona banjir.

Baca juga: Membuat Perencanaan Keuangan Pembangunan Rumah

6. Kemampuan berkomunikasi

Komunikasi merupakan faktor yang sangat penting, karena arsitek dalam melaksanakan pekerjaannya harus bisa bekerjasama dengan berbagai pihak. Di antaranya, klien, manajer konstruksi, surveyor, kontraktor, teknik sipil hingga pejabat pemerintah daerah. Hal itu dilakukan agar dari mulai tahap perencanaan hingga pembangunan proyek berjalan dengan sukses sesuai yang diharapkan.

Selanjutnya dengan kemampuan komunikasi yang dimiliki bisa menjaga relasi atau hubungan baik dengan klien. Menjaga relasi ini sangat penting, tujuannya tidak hanya saat sedang melaksanakan pekerjaan tetapi kedepannya bisa berdayaguna kembali dalam artian bisa mendapatkan proyek kembali.

7. Pengetahuan Bisnis

Seperti bidang-bidang pekerjaan atau profesi lainnya, seorang arsitek juga harus mempunyai orientasi bisnis. Yang harus dilakukan adalah branding melalui media marketing komunikasi atau seperti yang sudah dijelaskan tadi melalui relasi. Selain itu, arsitek hendaknya memperhitungkan bagaimana pekerjaannya bisa terus berlangsung dan memperoleh proyek.