Bagi seorang desainer grafis, ide merupakan kemampuan utama yang harus dimiliki. Karena pada dasarnya kerjaan seorang desainer grafis ialah menuangkan ide kedalam seni grafis. Dimana ide tersebut harus mampu menyampaikan pesan dan informasi kepada audiens atau khalayak.

Agar ide yang dituangkan menghasilkan desain yang komunikatif dan estetik, ada beberapa unsur yang harus kamu pelajari. Unsur-unsur tersebut di antaranya garis, bentuk, ukuran, teksture, warna dan ruang.

Untuk lebih jelasnya simak uraian di bawah ini:

  1. Garis

Garis merupakan unsur yang menghubungkan antar titik sehingga bisa membentuk gambar garis lengkung (curve) atau lurus (straight). Garis hanya memiliki ketebalan dan panjang, tidak mengenal istilah kedalaman sehingga bisa di sebut sebagai elemen satu dimensi.  Pernyataan ini diperkuat menurut wikipedia garis adalah bentuk geometri yang dilukiskan oleh sebuah titik yang bergerak, hanya mempunyai satu dimensi yaitu panjang.

Ada 3 jenis garis yaitu:

a. garis lurus, garis penghubung terpendek antara dua titik yang tidak bertepatan.

b. garis lengkung datar, garis yang sama sekali tidak mempunyai bagian lurus atau menyiku dan semua titik-titiknya terletak pada sebuah bidang datar.

c. garis lengkung ruang, garis lengkung yang terletak dalam ruang.

Kemudian apa manfaatnya? banyak manfaat dari garis di antaranya, menghubungkan informasi, penekanan kata, outline foto, dan mensugesti emosi. Penggunaan garis juga bisa menstimulus atau mengeksekusi sebuah ide, contohnya mengubah ketebalan akan menghasilkan desain yang berbeda.

Baca Juga: Makna Psikologi Warna Dalam Dunia Desain

2. Bentuk

Semenjak duduk bibangku taman kanak-kanak atau sekolah dasar pasti kita sudah mengenal seperti persegi, lingkaran atau segitiga, itulah yang dimanakan bentuk. Bentuk juga bisa diartikan segala hal yang memiliki dimensi tinggi dan lebar.

3. Ukuran

Selanjutnya unsur dari desain grafis adalah ukuran yang mendefinisikan besar kecilnya suatu objek. Ukuran ini digunakan untuk memperlihatkan objek manakah yang mau kita tonjolkan. Dengan unsur ini suatu objek akan terlihat kontras, sehingga audiens akan tahu skala prioritas objek yang akan dilihatnya terlebih dahulu. Misalnya, Judul atau headline akan terlihat lebih besar dari objek yang lainnya.

4. Tekstur

Tekstur merupakan sifat permukaan sebuah benda, dapat berupa halus, kasar, kusam, mengkilap, licin, berpori dan lainnya. Unsur ini dapat dirasakan melalui penglihatan dan perabaan. Tetapi dalam dunia grafis tekstur hanya dapat digunakan dalam bentuk visual atau penglihatan saja. Biasanya dipakai untuk menguatkan karakter sebuah bidang agar desainnya menjadi lebih artistik dan memberikan kontras pada warna serta keseimbangan.

5. Warna

Warna merupakan unsur dari desain grafis yang akan menjadi pusat perhatian audiens, dengan memberikan warna pada objek bisa menambah keindahan dan daya tarik. Penggunaan warna juga bisa mempengaruhi kualitas, keterbacaan desain, dan penyampaian pesannya. Contohnya penggunaan warna-warna lembut bisa menimbulkan kesan romantis dan kedamaian, sedangkan warna-warna terang bisa memberikan kesan dinamis.

7. Ruang

Ruang merupakan jarak antara elemen satu dengan elemen lainnya yang bisa menambah nilai estetika. Dengan ruang kita bisa menentukan objek apa yang dilihat terlebih dahulu atau kapan harus membaca dan kapan berhenti.

Aris Priyanto, Websitebulder.