Izin Mendirikan Bangunan atau sering disingkat IMB merupakan dokumen yang perlu dimiliki seseorang atau entitas yang akan melakukan proses konstruksi bangunan seperti rumah. Pengurusan IMB sebaiknya dilakukan sebelum proses konstruksi dilakukan agar dokumen administratif pembangunan dapat dijadikan legal standing pembangunan tersebut.

Kami tentunya tidak ingin menjudge anda karena anda menggunakan jasa pengurusan IMB atau secara eksplisit “calo”. Memanfaatkan konsultan anda untuk mengurusnya atau langsung ditangani oleh anda sendiri. Semua orang memiliki preferensi sendiri-sendiri untuk memilihnya. Karena kami yakin anda memiliki alasan yang tepat untuk itu. Namun demikian secara teori mengurus IMB sebenarnya tidak sesulit yang banyak orang bayangkan. Apalagi saat ini berbagai pemerintah daerah sudah memiliki layanan terpadu satu pintu tersendiri. Dengan layanan ini anda dapat megurus pembuatan IMB anda secara online. Pada artikel kali ini kami akan memberikan informasi tentang bagaimana mengurus IMB dan gambar-gambar apa saja yang perlu anda persiapkan untuk mendapatkan dokumen tersebut.

Mengurus Izin Mendirikan Bangunan merupakan bagian dari 5 Hal yang perlu diperhatikan sebelum membangun rumah

Izin Mendirikan Bangunan atau akrab kita kenal dengan singkatan IMB merupakan dokumen izin yang anda butuhkan untuk memulai proses konstruksi. IMB berlaku untuk semua jenis bangunan karena dokumen ini merupakan turunan dari kebijakan pemerintah tentang peruntukan area dalam suatu daerah yang telah diatur dalam RTRW (Rancangan Tata Ruang Wilayah), RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) dan SKRK (Surat Keterangan Rencana Kabupaten/Kota) nya masing-masing. Peruntukan ruang dalam suatu daerah atau kota telah diatur oleh pemerintah, yang artinya tidak semua area di suatu daerah dapat dibangun perumahan. Namun demikian rencana tata ruang tersebut dapat diubah jika mendapat persetujuan dari pejabat pemerintah daerahnya.

Fungsi Dokumen Izin Mendirikan Bangunan

Ada banyak manfaat dari dokumen ini baik bagi pemilik atau pembangun disebuah lahan maupun bagi Pemerintah. Selain sebagai arsip, dokumen seperti ini juga digunakan Pemerintahan negara-negara maju untuk melayanai masyarakat. Misalnya saat terjadi kebakaran, blueprint bangunan yang ada pada pemerintah dapat digunakan untuk mempelajari aspek area prioritas hingga teknis bangunan dalam penyelamatan korban. Berdasarkan rencana tata ruang, pemerintah juga dapat menetapkan tipe bangunan mana yang boleh dibangun pada area tertentu. Lebih jauh, pemerintah juga memiliki standarisasi teknis bahkan visual berdasarkan jenis bangunannya. Desainer dari bangunan tersebut juga harus telah mendapatkan sertifikat uji komptensi untuk membangun bangunan tersebut, sehingga desainnya dapat dipertanggung jawabkan. Dengan pemilik dokumen seperti ini merasakan manfaat dari membayar pajaknya. Di Indonesia peraturan tentang hal tersebut juga dari waktu ke waktu semakin lengkap dan semakin baik. Sedangkan bagi pemilik lahan dan bangunan dokumen ini memiliki banyak fungsi yang menguntungkan seperti :

  1. Dokumen administratif izin secara hukum untuk melakukan proses konstruksi
  2. Menambah nilai bangunan secara ekonomis
  3. Dapat dijadikan jaminan untuk kredit
  4. Meningkatkan status tanah
  5. Mendapatkan informasi dan peruntukan rencana jalan
  6. Syarat transaksi jual beli bangunan

Syarat dan Dokumen untuk mengurus IMB

Sebelum mempersiapkan berbagai dokumen yang dibutuhkan untuk mengurus surat Izin Mendirikan Bangunan ada baiknya anda mengetahui beberapa syarat yang telah ditetapkan pemerintah. Syarat dan peraturan ini mengacu pada UU Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung dan PP Nomor 36 tahun 2005 tentang peraturan Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. Syarat-syarat tersebut meliputi :

  1. Pengurus dan pemilik memiliki identitas pribadi maupun kolektif
  2. Memiliki bukti kepemilikan tanah
  3. Memiliki bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan
  4. Memiliki dokumen khusus berdasarkan Pemerintah Daerah masing-masing

Jika anda telah merasa memenuhi persyaratan tersebut maka anda dapat mengurus dokumen Izin Mendirikan Bangunan dengan menyiapkan dokumen-dokumen sebagai berikut :

  1. SKRK (Surat Keterangan Rencana Kota/Kabupaten) atau Advice Planning yang kini juga dikenal dengan IPR (Izin Pemanfaatan Ruang) yang telah di setujui Dinas CKTRP (Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan)
  2. Fotocopy Identitas pemohon yang masih berlaku
  3. Fotocopy Sertifikat Tanah yang sudah dilegalisir oleh Pejabat berwenang (BPN/Bank/Notaris)
  4. Fotocopy tanda lunas PBB tahun berjalan
  5. Gambar Teknis yang di print A3 dan dibuat 3 rangkap yang meliputi
    1. Gambar Skala
    2. Siteplan
    3. Denah
    4. Tampak
    5. Melintang
    6. Pagar
    7. Saluran
    8. Rencana Pondasi
    9. Struktur dan Konstruksi
    10. Detail Struktur
  6. Pas photo
  7. Fotocopy lokasi bangunan
  8. Dokumen lingkungan (SPPL/UKL-UPL/Amdal)
  9. Surat Kuasa jika diserahkan pengurusannya pada orang lain

Mengurus IMB

Proses Mengurus IMB

Proses pengurusan dokumen ini tergantung Pemerintah Daerah masing-masing. Proses ini juga mempengaruhi lama waktu pengurusan. Secara umum proses pengurusan dokumen ini adalah sebagai berikut :

  1. Input dokumen secara offline maupun online
  2. Survey dari Dinas Pemerintahan terkait
  3. Membayar retribusi
  4. Pengambilan dokumen

Hal lain yang perlu anda ketahui

Karena Dokumen Izin Mendirikan bangunan merupakan bentuk ketentuan administratif yang telah ditetapkan oleh Pemerintah maka jika bangunan yang sedang dibangun atau telah dibangun tidak memilikinya dapat dikenai sanksi. Sanksi tersebut dapat berupa penghentian proses konstruksi hingga pembongkaran bangunan yang ada. Selain itu pemilik atau pembangun dapat dikenai sanksi denda hingga 10% dari nilai bangunan tersebut.

Pengurusan dokumen ini memakan waktu yang berbeda-beda di tiap daerah. Hal ini berkaitan dengan peraturan dan manajemen Pemerintah Daerah tersebut. Retribusi yang dikenakan masing-masing daerah juga bervariasi dan dihitung per meter persegi.

Sumber : Lamudi, Rumah 123, Rumah, Sejasa, Kompas, Dekoruma, Jasa Gambar IMB, DPMTK, Hukum Online, Penataan Ruang, Perijinan