Terkait dengan lantai Vinyl sudah dijelaskan pada part 1, selanjutnya akan membahas tentang keramik.  Lantai keramik merupakan salah satu material penutup lantai yang paling populer di Indonesia. kita bisa dengan mudahnya menemukan pada rumah-rumah sekitar, hotel ataupun gedung perkantoran.

Berbeda dengan vinyl yang sifatnya fleksibel, keramik justru memiliki sifat statis sehingga tidak mudah jika akan melakukan modifikasi. Selain itu, jika kamu ingin memasang pada sudut-sudut ruangan yang kecil atau ingin merenovasi dengan cara membongkar keramik juga menjadi pekerjaan yang cukup sulit.

Tetapi jika dilihat dari segi ketahanan dan keawetan, keramik memiliki tingkat kekerasan material yang lebih baik daripada vinyl terutama pada lapisan atasnya. Keramik memiliki karakter yang stabil sehingga cocok digunakan untuk menahan beban berat, tahan terhadap cuaca, suhu dan kelembapan.

Setelah mengetahui ketahanannya jangan lupa cek harga ya, dikutip dari sejasa.com berikut daftar harga keramik terbaru untuk keramik lantai platinum:

Lantai yang memiliki sebutan lain ubin ini terbuat dari tanah liat yang dilapisi dengan material glazur. Dari material yang digunakannya ini keramik dapat ditarik menjadi dua jenis yaitu, keramik berglazur dan keramik poselin.

  1. Keramik berglazur

Keramik ini terbuat dari campuran bahan tanah liat yang permukaannya diberi lapisan glazur. Lapisan ini memiliki fungsi untuk memperkuat lantai dan memberi kesan terlihat mengkilap. Cara membuatnya yaitu dengan mencampurkan tanah liat dan kaolin. Campuran ini kemudian dibakar pada suhu 1000 derajat celcius sampai tidak hancur jika direndam dalam air. Setelah proses pembakaran, keramik dipoles dan dipotong-potong sesuai ukuran.

      2. Keramik Porselin atau Homogoneus Tile

Keramik yang satu ini proses pembuatannya dimulai dari penggilingan bahan-bahan mentah yang berupa campuran feldspar, pasir kuarsa dan tanah liat. Campuran tersebut dibuat berbentuk bubur kemudian dikeringkan sehingga menjadi butiran halus. Selanjutnya dipress membentuk lantai dan kembali dikeringkan. Setelah itu, masuk pada proses pembakaran dengan suhu 1200 derajat celcius, suhu optimal untuk mendapatkan ubin yang keras tetapi tidak mudah pecah. Tahap terakhir yaitu dipotong-potong sesuai dengan ukuran dan keramik siap digunakan.

Kelebihan Lantai Keramik

  1. Barangnya mudah didapatkan. Pasti setiap toko material menyediakannya.
  2. Lantai ini memiliki karakteristik tahan dan awet, terutama jika pemasangannya dilakukan dengan prosedur yang baik.
  3. Materialnya terbuat dari bahan yang kuat, sehingga tahan dan tidak mudah rusak.
  4. Mempunyai banyak pilihan motif, warna dan ukuran.
  5. Rendah daya serap air.
  6. Mudah dalam melakukan perawatannya.

Kekurangan Lantai Keramik

  1. Menghantarkan dingin sehingga kurang nyaman di kaki.
  2. Adanya nat antar keramik sehingga lumayan sulit untuk dibersihkan.
  3. Mudah memuai jika terkena panas
  4. Dalam proses pemasangannya membutuhkan semen, Jadi harus mengeluarkan biaya lagi.

Isibangunan, Meigan, 99.co.