Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono resmi membuka sayembara gagasan desain kawasan Ibu Kota Negara (IKN) tingkat nasional di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (2/10/2019). Menurut Menteri Basuki, proses desain kawasan Ibu Kota Negara (IKN) ini tidak hanya sekedar memindahkan kota dan gedung-gedung pusat pemerintahan saja, tetapi juga untuk merencanakan pusat pertumbuhan perkotaan baru agar menjadi mesin penggerak pertumbuhan ekonomi.

Kompetisi ini bersifat terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dan non WNI, baik perseorangan ataupun kelompok. Persyaratannya adalah memiliki kompetensi atau keahlian dalam bidang arsitektur, perencanaan wilayah dan kota dan perancangan kota. Selain itu, harus memiliki sertifikat keahlian (SKA), minimal SKA madya arsitektur atau ahli perencanaan wilayah dan kota yang masih berlaku.

Adapun visi dari Ibu Kota baru ini ialah merepresentasikan kemajuan bangsa yang unggul dan katalis peningkatan peradaban manusia Indonesia. Desain IKN ini harus memenuhi tiga kriteria umum yaitu: Pertama, mencerminkan identitas bangsa. Kedua, menjamin keberlanjutan lingkungan, sosial dan ekonomi. Ketiga, mewujudkan kota yang cerdas, modern dan berstandar Internasional.

Jadwal Pendaftaran

Pendaftaran sayembara ini dibuka tepat hari ini 3 Oktober 2019 sampai dengan 18 Oktober 2019. Kemudian akan ada pemberian penjelasan (Aanwijzing) pada 18 Oktober 2019. Setelah itu, peserta baru bisa memasukan karya mulai dari tanggal 18 Oktober hingga 29 Nopember 2019. Kemudian pada 2-6 Desember dimulai evaluasi persyaratan administrasi. Selanjutnya, menginjak pada tahap penjurian, di mana penjurian ini dilakukan dua tahap, tahap pertama 9 Desember sampai 11 Desember 2019, tahap kedua 11 Desember sampai 13 Desember 2019. Pemenang akan ditetapkan pada 23 Desember 2019 dan puncaknya pemberian hadiah dilakukan pada 27 Desember 2019.

Dalam sayembara gagasan desain kawasan IKN ini akan ada lima pemenang yang dipilih. Setiap pemenang berhak mendapatkan piagam penghargaan dan hadiah mulai dari 250 juta rupiah untuk pemenang harapan 1 sampai senilai 2 miliar rupiah untuk pemenang pertama. Hadiah yang menarik bukan?

Pendaftaran peserta sayembara ini dapat dilakukan pada website sayembaraikn.pu.go.id. Nantinya pemenang akan dipilih oleh dewan juri yang terdiri dari 13 orang. Termasuk dalam tim dewan juri ada Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Baca juga: Kontekstual Dalam Arsitektur