https://assets-a2.kompasiana.com/items/album/2016/01/05/2016-01-05-kearifan-lokal-07-rumah-panggung-2-568b4844c3afbdef0413fb6d.jpg?t=o&v=350

Memasuki awal tahun 2020, masyarakat Indonesia dikejutkan dengan musibah banjir yang melanda daerah Jakarta dan sekitarnya. Ya, bagi sebagian masyarakat mungkin banjir sudah menjadi hal biasa karena terbiasa dengan datangnya banjir setiap tahun. Namun pernahkah berpikir bagaimana nasib bangunan rumah yang terendam air berhari-hari?

Rumah yang terendam banjir berhari-hari biasanya akan cepat aus dan lapuk. Jika sudah begini mau tidak mau kita harus mengeluarkan budget untuk renovasi. Tetapi hal ini sebenarnya bisa kita atasi sejak awal, dengan cara mendesain rumah yang tahan terhadap banjir.

Sebelumnya, kita simak dulu 4 tips rumah tahan terhadap banjir yang dikutip dari jitunews.com

  1. Buatlah pondasi dengan tinggi berkisar antara 40 – 50 cm dari permukaan jalan yang terdapat di depan rumah.
  2. Uruglah tanah dengan ketinggian minimal 50 cm dari permukaan jalan. Pastikan halaman dan carport lebih tinggi dari permukaan jalan.
  3. Selanjutnya, pastikan ketinggian bagian inti rumah sudah berada di atas ketinggian maksimal banjir yang pernah terjadi. Minimal lebih tinggi dari permukaan jalan, sungai dan saluran air lainnya
  4. Pastikan septic tank, saluran drainase dan instalasi listrik terdapat pada area yang aman jika banjir datang.

Lalu seperti apa desainnya? Berikut ulasan lengkapnya.

  1. Rumah Tradisional

https://assets-a2.kompasiana.com/items/album/2016/01/05/2016-01-05-kearifan-lokal-07-rumah-panggung-2-568b4844c3afbdef0413fb6d.jpg?t=o&v=350

Bentuk rumah panggung seperti ini biasa kita temukan di daerah pedesaan. Konsepnya yang terbuat dari kayu dan bagian badannya tidak langsung menyentuh tanah sehinngga aman untuk ditempati. Jika konsep desain ini diterapkan, maka rumah akan tahan terhadap serangan banjir. Apalagi jika nuansa tradisional ini dipadukan dengan sentuhan modern akan terlihat lebih etnik.

Baca juga: Apa Saja Jenis-Jenis Material Dinding untuk Rumah? Yuk Simak Penjelasannya

2. Rumah Bertonggak Beton

Sama seperti halnya rumah panggung yang dibangun menggunakan bahan kayu, rumah bertonggak pun demikian. Perbedaannya terletak pada tonggaknya yang terbuat dari beton. Jika diaplikasikan di daerah rawan banjir tonggak beton ini memiliki fungsi sebagai penahan air. https://insinyurbangunan.com/wp-content/uploads/2018/11/rumah-panggung-utama.jpg

Sumber: Propertinews,