Ketika kita terjun ke dunia storytelling atau pun pembuatan film, maka akan selalu ada yang namanya editing. Tanpa editing yang bagus, sebuah cerita tidak akan bisa disampaikan secara penuh di layar kaca. Maka dari itu kita akan belajar step by stepmengenai software Adobe Premiere Pro CC.

  1. Mulailah dengan terorganisir dan tetap terorganisir

Agar lebih mudah kedepannya, maka perlu mengorganisir semua file-file dari awal. Ketika anda memulai kerja, entah di hardisk internal atau external, selalu ingat untuk membuat folder untuk project yang akan dikerjakan. Di folder ini akan berisi file-file yang berkaitan dengan project yang akan dikerjakan, dan jangan lupa untuk membuat subfolder berisi file-file yang lebih spesifik misalnya : Audio, Export dst.

Anda juga harus mengetahui juga dimana lokasi file-filenya, karena itu akan membuat waktu sangat efisien dan kerja akan lebih cepat. Ditambah, ketika menyimpan file yang telah dikerjakan secara terorganisir, akan sangat berguna di kemudian hari.

  1. Membuat sebuah project di premiere pro

Ketika anda baru membuka Premiere pro, mulailah dengan membuat New Project. Nanti akan terbuka sebuah window New Project, didalamnya akan diminta untuk membuat nama dan lokasi project yang akan disimpan. anda tinggal beri nama project dan browse ke folder yang sudah di buat di step 1.

Di tab Scratch Disks, atur semua pilihan menjadi Same as Project. Di pilihan location, nantinya akan digunakan untuk mengambil media, render preview dan autosave untuk projectnya.

  1. Pengenalan dasar antarmuka di Adobe Premiere Pro

Dibawah ini adalah tampilan Premiere Pro, tampilan antar muka yang sangat wajar ditemui di berbagai software editing manapun. Terdapat empat jendela yang akan ditampilkan yaitu :

  • Project (kiri bawah) : Dimana anda import dan mengatur media
  • Source Monitor (kiri atas) : Dimana anda melihat dan memotong media mentahannya
  • Program Monitor (kanan atas) : Dimana anda melihat Sequence Timeline
  • Timeline (Kanan bawah) : Dimana anda mengedit video.

Di dalam panel Project dan Source Monitor, anda juga akan menemukan tab-tab lain seperti Media Browser dan Effect Control.

  1. Mengimport media dan membuat new sequence

Sekarang anda telah membuat sebuah project, sehingga dapat mulai mengimport media. Ada beberapa cara untuk melakukannya di Premiere Pro. Untuk sekarang, klik File > Import. Anda dapat mengimport berbagai video, audio files dan images.

Ketika anda telah memasukan media, buatlah New Sequence dengan mengklik File > New Sequence. Nanti akan terbuka sebuah jendela New Sequence, dimana anda dapat mengatur sequencenya lebih spesifik. Namun karena Premiere Pro sudah dapat melakukannya secara otomatis ketika kamu memasukan video di timeline, maka kita biarkan saja settingannya seperti itu. Anda tinggal rename sequence di bagian bawah lalu klik OK.

Dari jendela project, drag salah satu video yang anda import ke dalam timeline. Berhubung ini adalah clip pertama yang anda taruh ke timeline, Premiere Pro akan menanyakan jika anda ingin menyamakan pengaturan sequence seperti clip nya. Lalu klik “Chance Sequence Setting”.

Note : Jika video yang anda buat memiliki bermacam-macam format resolusi seperti 4K/HD/SD, terlebih dahulu memastikan untuk menaruh clip dengan mengatur sequence dengan resolusi agar memiliki resolusi yang sama.

  1. Editing dasar

Sekarang kita mengenal tools dasar, cara kerjanya dan teknik. Ini akan membantumu agar lebih familiar tools yang akan sering dipakai nanti.

Titik Awal Dan Akhir

Klik 2 kali di salah satu video  yang berada di panel project. Maka akan terbuka video di Source Monitor. Gunakan tombol Mark in ({) dan Mark Out (}) untuk mengatur titik awal dan akhir dari klipnya. Bar yang berwarna abu-abu dibawah klip menunjukan bagian klip yang diseleksi. Anda tetap bisa mengubah panjang seleksi setelah menaruhnya di timeline, jadi  tidak perlu khawatir jika seleksi masih belum sempurna.

Anda juga dapat menggunakan shortcut di keyboard untuk Set in (I) dan out (O) point.

Memasukkan Sebuah Klip Kedalam Timeline

Ketika telah membuat seleksi menggunakan titik awal dan akhir (In and Out Point), anda juga dapat mendrag klipnya kedalam timeline (dari Project atau Source Monitor) atau menggunakan tombol Insert/Overwrite.

Editing klip yang berada di timeline

Sekarang klip berada di timeline, anda dapat memindahkan atau mengatur panjang menggunakan Selection Tool (V). Kursormu akan menjadi simbol panah merah ketika kamu memposisikannya di dalam atau di luar ujung klipnya, memungkinkan untuk memperpanjang atau memperpendek durasinya. Gunakan Razor Tool (C), dengan tool ini dapat memisahkan menjadi dua atau memotong video.

Sekian dari pengenalan dasar  Adobe Premiere Pro dari verdant.id. Selamat mengedit dan terus belajar!

Sumber: Google. Verdant Cilukba