Pesatnya perkembangan teknologi pada zaman sekarang sudah tak bisa terbendung lagi. Tidak dipungkiri setiap kegiatan manusia selalu mengandalkan teknologi atau gadget, seperti handphone dan komputer.

Lantas tujuannya untuk apa? Kita membutuhkan teknologi untuk mempercepat kinerja atau komunikasi, baik itu personal maupun kelompok. Apa yang terjadi apabila gadget yang kita pakai yang seharusnya mempermudah dan mempercepat kerja kita malah jadi memperlambat. Biasanya hal tersebut terjadi karena banyaknya tugas atau perintah yang kita bebankan pada gadget kita tanpa memikirkan dan memperhatikan temporary file atau cache atau sederhannya file sampah di gadget kita yang terus menumpuk.

Dalam kehidupan sehari-hari kita mengenal sampah adalah hasil dari kegiatan mahluk hidup yang sudah tidak terpakai, coba kita pikirkan apa yang terjadi bila kita menimbun sampah dilingkungan sekitar kita? Mengganggu bukan? Disamping mengganggu timbul juga bau yang kurang sedap dan banyaknya penyakit yang muncul karenanya.

Sama halnya seperti komputer, tak disadari kita sering mengeluh dengan kinerja komputer kita yang lelet, padahal kita mengeluarkan uang banyak untuk membeli komputer tersebut untuk mempercepat kerja kita. Apa yang menyebabkan demikian? Untuk orang awam mungkin tidak mengetahui bahwa setiap perintah kita yang dibebankan pada komputer akan menimbulkan sampah. Kalau memang menimbulkan sampah, dimana sampah itu berada? Bukankah begitu pertanyaannya? Mari kita ulas satu persatu.

  1. Temporary File

Temporary file adalah file yang digunakan secara sementara dan menjadi redundant saat ada satu proses dilakukan system. File sementara itu dibuat untuk menyimpan data sementara ketika ada file sedang dibuat atau diproses.

Temporary file dibuat oleh windows selama kegiatan normal berjalan saat tidak ada cukup memory yang dialokasikan untuk sebuah tugas atau proses. Beberapa aplikasi yang membutuhkan data besar seperti pengolah grafis, video atau lainnya bisa membuat temporary file yang cukup banyak dan biasanya tetap tertinggal di dalam harddisk walaupun proses-proses yang dijalankan aplikasi sudah selesai. Kalau ini terjadi terus menerus bisa memenuhi harddisk tanpa kita sadari.

  1. Cache

Cache berasal dari Bahasa Perancis cache yang berarti tempat menyembunyikan atau tempat menyimpan. Sesuai definisi tersebut cache memori adalah tempat menyimpan data sementara. Mekanisme ini dimaksd untuk meningkatkan transfer data dengan menyimpan data yang pernah diakses pada cache tersebut, sehingga apabila ada data yang ingin diakses adalah data yang sama maka akses akan dilakukan dengan lebih cepat.

Cache memori ini adalah memori tipe SDRAM yang memiliki kapasitas terbatas namun memiliki kecepatan yang sangat tinggi dan harga yang lebih mahal dari memori utama. Cache memori ini terletak antara Register dan RAM (memori utama) sehingga pemprosesan data tidak langsung mengacu pada memori utama.

Cara Membersihkan Temporary file dan Cache

Metode Pertama : Menggunakan fitur Run (%temp% dan temp)

%temp% dan temp merupakan sebuah cara untuk bisa masuk ke folder temporary windows. Metode pertama ini bisa kita lakukan dengan mudah tanpa ada perangkat lunak tambahan. Folder temporary windows akan berisi file sementara seperti cache, cookies, history, temporary, dan file sementara lainnya. Untuk membersihkannya kita ikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Pertama, pastikan anda sudah berada pada Jendela Windows. Anda tekan Windows + R, dan nantinya akan muncul fitur “run”.

  • Kedua, ketikan perintah %tempt% lalu enter, dan secara otomatis akan muncul folder temporary windows. Setelah berhasil masuk pada folder temporary, kita bisa bersihkan semua folder dan file pada directory tersebut

  • Ketiga, Tidak cukup dengan cara diatas saja, kita bisamelakukannya lagi dengan perintah lainnya. Tekan Windows + R makan akan muncul fitur “run” windows.

  • Keempat, ketikan perintah temp lalu tekan enter, maka akan muncul folder temporary windows. Selanjutnya kita bisa hapus file dan folder pada directory tersebut.

Metode Kedua : Menggunakan Windows Disk Cleanup

Disk Cleanup merupakan sebuah fitur sekaligus aplikasi bawaan yang ada pada windows. Aplikasi tersebut dapat anda gunakan untuk membersihkan file sementara yang ada pada Folder Windows, termasuk yang ada pada Recycle Bin. Untuk membersihkan cache dengan Disk Cleanup, silahkan ikuti langkah –  langkah berikut.

  • Klik menu Start >Program>Accessories>System Tool>Disk Cleanup

  • Lalu silahkan pilih Drive yang ingin kita hapus dengan Disk Cleaner. Tunggu beberapa saat maka akan muncul beberapa piliah (opsional).

  • Centang semua pilihan yang ada pada Disk Cleaner tersebut, Kemudian tekan “OK” dan tunggu sampai proses pembersihan selesai.

Verdant.id Cilukba