Curve dalam photoshop bertugas untuk mengatur warna dan kontras suatu foto. Hal itu dilakukan agar hasil akhirnya bisa lebih bagus dan detail. Sebagai permulaan, kita bisa mulai duplikat background layer agar jika terjadi sesuatu maka kita punya backupnya. Untuk menduplikatnya kita bisa tekan CTRL + J.

Tampilan Curve Dialog

Untuk kali ini kita akan menggunakan foto ini sebagai objek percobaan.

Gunakan Ctrl + M untuk memunculkan menu Curve. Saat tampilan sudah muncul, kamu akan melihat sebuah curve dan beberapa menu lainnya. Secara tampilan awal, bentuk curve yaitu dari pojok bawah kiri menuju ke pojok kanan atas.

Terdapat 2 menu lainnya yang dapat membantu kamu dalam menggunakan curve. Pertama adalah Channel Overlays, yang mana akan menampilkan perubahan ketika kamu mengubah curve secara individual yang terdiri dari red, green dan blue. Yang kedua adalah Intersection Lines, yang mana akan muncul ketika kamu men-drag sebuah point di curve tersebut. Nantinya akan menampilkan dimana point itu akan pas sesuai grid yang terdapat dalam curve tersebut. Menu Channel Overlays, Histogram, Baseline dan Intersection Lines dapat kamu matikan atau turned off di menu “Show” yang terdapat di dialog box tersebut.

Menu lainnya yaitu darker tone yang berada di sebelah kiri kotak curve dan lighter tone yang berada di kanan  dapat di ubah melalui pilihan “show amount of :”  dari Light  (0-255) hingga Pigment/ink %. Jika kamu tidak ada alasan khusus untuk mengubahnya, maka bisa dibiarkan saja menunya. Option terakhir adalah Grid. Kamu bisa mengubahnya garisnya dari seperempat hingga persepuluh

Memulai dengan Curves

Untuk menggunakan Curve, kamu hanya tinggal mengklik pada baseline untuk membuat sebuah control point (kita sebut saja itu dari sini). Dengan mendrag pointnya ke atas, kamu akan mencerahkan gambar dari tonenya maupun keadaan sekitarnya. Dan jika di drag kebawah, maka gambarnya akan terlihat lebih gelap.

Hal yang paling mendasar adalah kamu dapat mengklik di tengah curve dan di drag ke atas. Hasil kecerahan pada mid-tones mirip dengan Brightness slider, tapi dengan kontrol yang lebih baik. Ngomong-ngomong, kita tidak perlu menarik sebuah point atau titik, melainkan cukup dengan membuat sebuah point lalu gunakan arah panah di keyboard atas bawah kiri kanan untuk menggerakannya. Sekali tekan arah panah akan menggerakan 1 point (dengan jarak 0-255), sambil menekan tombol Shift maka akan bergerak 10 point. Agar hasilnya lebih presisi, kamu dapat memasukan angka di input (point yang kamu klik) dan output (titik akhir dimana kamu menginginkannya).

Menciptakan kontras pada gambar

Pertama-tama adalah dengan klik pada garis sekitar seperempat di area kiri. Kemudian, drag point yang sudah kamu buat. Hasilnya akan membuat gambarmu lebih gelap. Kamu tidak perlu mendrag pointnya kebawah terlalu banyak untuk melihat perbedaannya. Lalu berikutnya kamu harus membuat sebuah point lagi yang kedua, yang sekarang sekitar sepertiga dan drag sedikit keatas. Sekali lagi, hanya drag sedikit saja pointnya.

Jika kamu liat curvenya, kamu akan melihat bentuk ‘S’. Bentuk ‘S’ ini mungkin akan menjadi salah satu cara yang akan kamu sering gunakan dalam menciptakan kontras pada gambar. Sample foto kita sekarang memiliki kontras yang lebih baik, tapi agak sedikit gelap, mari kita coba perbaiki.

Dimulai dengan menaruh point di center atau ditengah. Titik ini akan menjadi anchor point mu. Kamu tidak boleh menggerakkan titik ini. Sekarang buatlah titik lagi untuk bayangan dan drag lah kebawah. Kamu akan melihat saat bayangannya semakin gelap, highlight nya akan naik secara otomatis. Dengan mengklik dan drag anchor point ke atas, maka shadow dan highlightnya akan naik bersamaan. Jika kamu ingin mengkontrol gambarnya lebih jauh, tinggal tambahkan saja pointnya.

Semoga pengenalan awal pada Curve ini bisa membantu kamu lebih paham mengenai photoshop. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Sumber: Digital Photography. Verdant.id Cilukba