Pernahkah kamu merasa jenuh dengan tampilan dinding ruangan di rumah? Bila iya, tak perlu khawatir karena ada berbagai cara agar tampilan dinding tidak membosankan. Misalnya saja dengan mengecat ulang, memasang wallpaper atau menggunakan stiker dinding. Namun dari ketiga cara tersebut tampaknya menggunakan stiker dinding merupakan cara yang paling tepat. Terutama jika kamu ingin prosesnya cepat dan budget yang ramah di kantong.

Lantas Apa Itu Stiker Dinding?

Stiker dinding merupakan stiker yang bisa diaplikasikan pada permukaan dinding. Sama halnya seperti stiker pada umumnya, dibagian belakang stiker terdapat lapisan lem perekat sehingga tak perlu repot lagi menambahkan lem, tinggal menempelkannya saja ke dinding.

Perlu kamu ketahui, stiker dinding ini dirancang khusus untuk ditempel pada bagian dinding, sehingga perekatnya pun sangat kuat. Namun dalam proses pemasangannya harus ekstra hati-hati dan jangan terburu-buru agar cat dinding tidak mudah terkelupas.

Sebelum membeli stiker alangkah baiknya perhatikan langkah-langkah di bawah ini agar waktu yang kamu punya bisa efisien.

  1. Perencanaan

Tentukan dinding ruangan mana saja yang akan dipasang stiker. Misalnya akan menggunakan stiker diruang keluarga. Lihat warna catnya dan ada benda apa saja yang menempel. Pastikan kondisi permukaan dinding tersebut layak sehingga stiker dapat menempel kuat, karena stiker tidak bisa dipasang pada dinding yang bertekstur atau bergelombang. Selanjutnya ukur luasan yang akan ditempel stiker. Setelah mendapatkan ukurannya baru memilih jenis desain yang akan dibeli.

2. Belanja

Bawa catatan ukuran luasan yang tadi sudah diukur. Kemudian jika hanya sebagian saja yang akan ditempel stiker, kamu perlu mencocokan warna striker dengan warna cat dinding. Selanjutnya tentukan jenis motif dan warna stiker sesuai dengan selera kamu dengan beberapa catatan tadi sebagai pertimbangan.

3. Membersihkan Permukaan Dinding

Bersihkan seluruh permukaan dinding yang akan dipasang stiker. Caranya dengan menggunakan spons yang basah, gosokan pada permukaan dinding sampai sudut-sudut ruangan yang biasanya dipenuhi oleh debu. Jika menemukan dinding yang berlubang segera perbaiki. Setelah itu, tunggu hingga permukaan dinding kering kembali.

4. Pastikan Ukuran dan Tata Letak

Check kembali apakah ukuran stiker sudah sesuai dengan dinding yang akan dipasang.  Karena jika terjadi kesalahan dalam meletakan dan sampai mencopot stiker yang sudah dipasang, biasanya tidak akan rekat seperti sebelumnya jika dipasang kembali. Berpikirlah kreatif untuk meletakan tata letak stiker agar terlihat unik dan menarik.

5. Memasang Stiker

Tata letak sudah ditentukan, kini saat yang ditunggu-tunggu yaitu memasang stiker. Sebelum menempelkan pada dinding kamu harus melepaskan bagian lapisan pelindung lem yang ada di bagian belakang. Kemudian pasang stiker tersebut dari ujung ke ujung dengan menekan dan menarik garis lurus, setelah itu ratakan agar tidak ada bagian yang menggelembung.

Kesalahan yang sering terjadi pada saat pemasangan yaitu ada udara yang terjebak di dalam stiker sehingga permukaannya menggelembung dan mengakibatkan hasilnya tidak bagus. Untuk itu segera lepas stiker yang menggelembung tadi dan pasang kembali dengan tepat.

Itulah cara-cara yang bisa kamu aplikasikan agar dalam pengerjaannya bisa mengefektifkan waktu dan tentunya tidak over budget karena ada revisi. Selamat mencoba!

Prelo, Cutting. Arafuru.