Dalam dunia desain interior kata modern dihubungkan dengan sekelompok desainer Eropa yang sekolah desain di Bauhaus Jerman pada 1919. Terdapat slogan yang populer pada masa itu yakni Forms follow function  di mana desain yang tercipta benar-benar fungsional dan tak banyak elemen dekoratif yang diaplikasikan pada ruangan.

Artikel kali ini akan membahas desain interior bergaya modern. Gaya ini mempunyai filosofi  bersih, simple dan fokus pada fungsi. Sehingga desain modern ini menonjol seiring dengan berkembangnya gaya minimalis, zen dan kontemporer.

Berikut ini beberapa contoh desain bergaya modern

Gaya Modern Pop

Gaya ini merupakan adaptasi dari aliran pop art yang muncul di Inggris pada 1950-an. Pop Art mendobrak batasan-batasan seni dan lebih fokus pada objek yang di temui sehari-hari. Dalam desain interior gaya ini menonjolkan kekontrasan warna dan inovasi yang tinggi.

Karakteristiknya terdiri dari desain unik, tajam, dan kaya akan penggunaan warna-warna terang. Selain itu banyak yang menggunakan elemen visual dot atau titik raster. Sehingga membuat desain interior yang biasa menjadi luar biasa dan berwarna-warni.

Dalam perencanaan interior modern, gaya pop art ini digunakan sebagai aksen untuk mendinamiskan ruangan. Karena gaya ini mereflesikan idealisme, kreativitas, modernitas dan keberanian dalam bermain warna.

Gaya Kontemporer

Dalam KBBI istilah kontemporer adalah pada waktu yang sama, semasa, sewaktu, pada masa kini, dan dewasa ini. Kebanyakan orang mengira gaya kontemporer tak ubahnya dengan gaya modern. Padahal ternyata keduanya memiliki karakteristik yang berbeda.

Berikut ini beberapa karakteristik gaya kontemporer di antaranya elegan, sederhana, dan tampilannya kekinian. Selain itu terdapat ciri khas lain di antaranya pencahayaan alami, penggunaan warna-warna netral seperti abu-abu, cokelat, hitam dan putih. Dalam penggunaan material biasanya terbuat dari bahan alami, seperti kayu dan terakhir diberikan sentuhan dekorasi yang simpel.

Modern Minimalis

Gaya ini merupakan cara untuk mendapatkan tampilan yang ramping dalam sebuah ruangan. Memiliki karakteristik presisi, geometri dan minimalis. Selain itu terdapat pengurangan beberapa elemen dekorasi, bentuk dan model perabotan sehingga tampilan ruangan terlihat lebih elegan.

Dalam desain interior minimalis ini mengedepankan kenyamanan dan citra estetik sebuah ruangan. Hal itu bisa terlihat dari memiliki lebih sedikit barang. Untuk skema warna yang digunakan dalam gaya ini adalah netral.

desain-interior-ruang-tamu-minimalis-modern

 

Modern Zen

Gaya desain zen merupakan suatu upaya bagaimana agar ruangan terasa nyaman, tenang dan menentramkan. Desain ini terinspirasi dari interior Jepang yang minimalis dan tradisional.

Terdapat beberapa karakteristik dari modern zen yaitu, menyuguhkan ketenangan dan kenyamanan. Mencerminkan keseimbangan, harmonisasi serta relaksasi. Untuk itu konsep zen kerap diidentikan dengan dunia meditasi. Maka tidak heran jika kita sering menjumpai desain ini di tempat spa atau yoga.

Modern Oriental

Desain modern oriental merupakan desain modern Eropa yang dipadupadankan dengan unsur tradisional dari Cina, Jepang, Korea, Vietnam hingga Thailand.

Konsep interior bergaya oriental ini memiliki keragaman dan elemen-elemen yang menarik. Seperti terdapat ukiran-ukiran kayu pada bagian dinding. Ornamen-ornamen seperti guci, lukisan-lukisan dan sentuhan-sentuhan warna yang dapat memperkuat kesan oriental.

Ciri utama dalam interior oriental yaitu menggunakan aspek warna seperti merah dan kuning.

Modern Natural

Gaya ini merupakan perpaduan dua buah konsep yaitu konsep modern minimalis dan konsep natural. Penggabungan ini akan menciptakan suasana ruangan yang asri dan nyaman.

Dalam pemilihan material seperti lantai, dinding dan plafon biasanya terkesan lebih natural. Selain itu permainan warna pada ruangan menggunakan kombinasi warna putih, cokelat, cream dan warna-warna yang lembut. Gaya ini menghadirkan konsep natural pada ruangan dan terlihat masa kini.

Verdant.id Cilukba Architecture