Pernahkah kepikiran untuk mengecat tembok kamar sendiri tanpa memanggil jasa tukang cat? Selain menghemat budget, juga bisa berkreasi sendiri. Tapi, takut gagal. Ya, pasti kebanyakan orang berpikiran seperti itu, takut gagal, tidak rapi dan hasil cat tidak akan sempurna.

Namun tak perlu takut, kali ini verdant.id akan memberikan tips-tips bagaimana persiapan mengecat tembok kamar sendiri. berikut langkah-langkahnya.

1. Pemilihan warna dan merek cat

harapanrakyat.com

Sebelum mengecat tembok, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan warna dan merek cat. Mengapa demikian? Agar warna cat yang dipilih bener-benar sesuai dengan kebutuhan dan juga sesuai dengan karakter pribadi kamu. Sehingga kamu merasa nyaman ketika menenempati kamar.

Dari segi merek, harus mengetahui dahulu sifat lapisan, komposisi hingga daya sebar teoritis. Beberapa waktu lalu verdant.id sudah mengulas rekomendasi cat tembok berkualitas dan tahan lama.

2. Persiapan alat-alat dan bahan

republika.co.id

Setelah menentukan warna yang sesuai, kemudian persiapkan alat-alat dan cat. Alatnya berupa kuas, masking tape, spons, lakban, koran bekas, tangga (jika diperlukan), amplas, dempul, kaleng air, bak cat, roller, sapu, kemoceng dan vacuum cleaner.

Alat-alat di atas hanya sebagai patokan saja. Jika dalam aplikasinya silahkan sesuaikan dengan kebutuhan kamu.

3. Bersihkah dahulu dinding tembok yang akan di cat

arbamedia.com

Bersihkan terlebih dahulu permukaan tembok yang akan di cat dari debu, kotoran, minyak dan permukaan yang tidak rata. Sehingga bisa mendapatkan permukaan tembok yang rata dan halus atau siap untuk di cat.

Kamu bisa membersihkannya menggunakan sapu, kemoceng atau vacuum cleaner. Tetapi jika nodanya susah untuk dibersihkan bisa menggunakan campuran air dan detergen lalu bersihkan dengan spons. Tunggulah sampai mengering.

4. Tutup Bagian yang Tidak Ingin dicat

Tutupi bagian yang tidak ingin kamu cat dengan menggunakan lakban, koran bekas atau pita perekat. Selain itu, pembatas antara dinding dan lantai, jendela dan bingkai juga harus ditutupi agar tidak terkena cipratan cat.

Setelah selesai mengecat harus segera mencabutnya sebelum dinding mengering. Karena jika dinding sudah mengering maka cat akan ikut tercabut.

5. Persiapan Permukaan

Perhatikan permukaan tembok yang akan di cat, apakah terdapat retakan atau celah? jika ada maka kamu harus menutupnya terlebih dahulu dengan menggunakan dempul atau amplas. Atau untuk mendapatkan hasil terbaik kerok cat yang terkelupas sampai bersih dan rata.

Sebelum mengaplikasikan cat tembok, gunakanlah cat dasar yang mengandung akrylic emulsion bahan cat yang memiliki daya tahan terhadap garam alkali dan effloresence.

Selamat mencoba!

Sumber: Liputan6, Rumah.com.