wallpaper dinding
Wallpaper dinding merupakan material yang dirancang khusus untuk memperindah tampilan dinding, diaplikasikan dengan cara ditempelkan pada tembok dinding.

Saat ini kamu sedang memiliki rencana untuk melapisi dinding rumah dengan wallpaper? Ada baiknya sebelum memasang harus mengenali dulu apa itu wallpaper dinding, jenis-jenis bahan, harga sampai bagaimana cara memasangnya.  Mengapa harus sedetail itu? Agar hasil yang didapatkan sesuai dengan keinginan dan tentunya memiliki tampilan yang indah.

Apa itu Wallpaper Dinding?

Wallpaper dinding merupakan kertas yang dirancang khusus untuk memperindah tampilan dinding, diaplikasikan dengan cara ditempelkan pada tembok dinding. Hiasan ini biasanya berupa gulungan kertas yang memiliki beragam jenis motif dan warna. Sehingga kamu bisa menyesuaikan wallpaper yang akan dipasang dengan konsep ruangan.

Setelah kamu mengetahui pengertiannya, tahap selanjutnya adalah mengenal jenis-jenis bahan, karena wallpaper ini tidak hanya terdiri dari satu jenis bahan. Setidaknya ada 7 jenis bahan wallpaper yang sering ditemui dipasaran. Sehingga dapat memilah dan memilih sesuai dengan kebutuhan. Yuk, langsung saja simak ulasan selengkapnya

1. Kertas

Wallpaper yang terbuat dari kertas ini merupakan bahan yang pertama kali ditemukan. Behubung bahan yang digunakan kertas, maka jangan heran jika wallpaper jenis ini mudah rusak dan sobek baik pada saat proses pemasangan maupun ketika terkena noda dan air. Selain itu, kamu juga harus hati-hati pada saat proses perawatan karena cukup rapuh.

Wallpaper jenis ini paling cocok diterapkan pada dinding kamar atau dinding-dinding ruangan yang memiliki aktivitas rendah. Tetapi hindari juga pemasangan pada dinding kamar anak karena akan mudah kotor dan kusam.

Namun, selain kekurangan terdapat juga beberapa kelebihan di antaranya, beraneka ragam motif dan detail gambar. Bisa mencetak motif sesuai keinginan dan kebutuhan, sehingga bisa disesuaikan dengan konsep ruangan.

2. Heavy Duty Paper

Jenis wallpaper ini terkenal dengan merek Anaglypta dan Lincrusta yang dikembangkan pada abad ke-XIX. Memiliki sifat yang kuat, hal itu terlihat dari penamaannya Heavy Duty yang memiliki makna tugas berat.

Karakteristik dari jenis ini yaitu memiiliki lapisan linen pada bagian belakang serta ada yang terbuat dari campuran bubur kayu dan katun. Kemudian bisa diberi motif timbul (emboss) dan merupakan wallpaper pertama yang bisa dibersihkan dengan lap basah. Dengan adanya karakteristik yang kuat ini memiliki keistimewaan bisa diberi lapisan cat. Sehingga kamu dapat mengubah warna dinding yang telah dilapisi wallpaper tanpa harus mengelupas atau mengganti dengan wallpaper baru.

3. Kain Wallpaper Dinding

Selanjutnya adalah wallpaper berbahan kain. Sama seperti halnya kain, wallpaper ini juga memiliki ragam warna, motif, tekstur dan jenis yang banyak di antaranya katun, linen, tenun hingga serat alam.

Dalam proses pemasangannya pun diperlukan kecermatan dan kehati-hatian agar wallpaper tidak mudah rusak. Sebelum dilakukan pemasangan sebaiknya dilapisi dengan kertas alas khusus sehingga bisa terlihat rapi. Jika kamu ragu untuk memasangnya sebaiknya menggunakan jasa khusus tukang pasang wallpaper yang sudah berpengalaman.

4. Vinyl

Saat ini, wallpaper vinyl merupakan jenis wallpaper yang sering digunakan dan diproduksi di tengah masyarakat. Orang-orang menyukai berbahan vinyl ini karena memiliki banyak keunggulan seperti tidak mudah sobek, jika terkena noda, debu ataupun kotoran juga tidak akan mudah rusak.

Dari segi daya tahan, wallpaper ini memiliki ketahanan yang bisa diandalkan. Misalnya saja bisa tahan terhadap kelembapan dibandingkan dengan wallpaper berbahan lainnya. Sehingga bisa diaplikasikan hampir pada semua dinding ruangan. Dari mulai ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, kamar tidur hingga dapur.

Bahan ini cukup awet dan mudah dalam melakukan perawatan. Kalau ada noda yang menempel, kamu bisa langsung membersihkannya dengan air atau cairan pembersih lainnya, cukup mudah bukan? Selain itu jika terjadi kebocoran pada dinding tidak akan menimbulkan kotor dan jamur.

Baca juga: Cara Memasang Stiker Dinding yang Tepat

5. Foil Wallpaper Dinding

Efek mengkilap merupakan salah satu ciri dari bahan wallpaper dinding yang satu ini. Efek inilah yang membuat banyak orang menggunakannya. Darimana efek mengkilap itu didapatkan? Efek ini didapat dari lapisan kertas timah yang dipasang pada permukaan wallpaper.

Wallpaper bahan ini cocok diaplikasikan pada ruang bersantai atau ruang bekerja, karena tahan terhadap suhu, air dan kotoran sehingga bisa digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Yang menjadi kekurangannya yaitu dalam proses pemasangan cukup menyulitkan karena bahan foil ini tipis sehingga mudah robek. Disarankan dipasang pada dinding yang memiliki permukaan halus dan hindari pemasangan pada bidang dinding yang kasar dan tidak rata.

6. Serat Alami

Jenis wallpaper ini terbuat dari serat alam seperti bambu, daun, kayu dan kelapa. Sangat cocok bagi kamu yang ingin menghadirkan nuansa alam atau etnik dalam ruangan.

Saat ini serat alami cukup susah untuk didapatkan dan kemungkinan harganya pun relatif cukup mahal. Jadi pertimbangkan dulu sebelum memutuskan memakai wallpaper serat alami.

7. Anyaman Serat fiberglas

Wallpaper ini terbuat dari fiberglas yang dianyam sehingga membentuk lembaran wallpaper biasanya. terdapat beberapa kelebihan yang dimiliki bahan ini di antaranya tahan api, tidak berjamur, dan yang paling penting bisa tahan lama.

Disamping kelebihan terdapat pula kekuarangannya yaitu, dalam perawatannya wallpaper ini terbilang cukup sulit. Karena pada bahan anyaman terdapat celah dimana debu mudah tersangkut. tapi tenang aja, kamu bisa membersihkannya dengan memakai kain lap yang dibasahi dan lakukan secara rutin.

Kompas, Wallpaper, Isi, Photowall