Mushola merupakan salah satu rumah ibadah yang sangat berguna bagi para muslim termasuk untuk beribadah didalamnya. Oleh sebab itulah saat ini sudah banyak orang yang menerapkan ruang Mushola pada rumah mereka. Hal ini tidak lain agar memudahkan para tamu ataupun anggota keluarga untuk melakukan sholat tanpa perlu ke masjid. Itulah mengapa jangan membuat Mushola Asal-Asalan.

Mushola untuk keluarga hendaknya mempunyai desain arsitektur yang baik dengan ukuran yang memadai sehingga akan memberikan kenyamanan ketikan untuk melakukan sholat berjamaah. Selain itu, mushola yang baik juga selalu terjaga kebersihan dan kesuciannya.

Tips membuat mushola di rumah

Jika ada yang merencanakan pembangunan mushola di rumah, maka ada beberapa hal yang wajib untuk diperhatikan. Seperti menentukkan lokasi mushola, ukuran hingga desain Mushola itu sendiri. Itulah mengapa jangan membuat Mushola asal-asalan, dibawah ini ada beberapa tips berguna yang wajib dibaca.

  1. Menentukan lokasi untuk membuat mushola

Hal pertama yang wajib untuk diperhatikan adalah dimanakah lokasi mushola tersebut akan berdiri. Ini tentunya akan tergantung dengan adanya ketersediaan lahan. Mushola tersebut bisa dibuat di dalam ataupun di luar ruangan.

Tetapi perlu diingat apabila, keberadaan mushola tersebut sebaiknya juga tidak mengganggu fungsi ruangan lainnya didalam rumah. Dalam menentukan lokasi mushola, sebaiknya juga mempertimbangkan pencahayaan dan ventilasi udara. Agar lebih baik, pencahayaan alami bisa menjadi pilihan.

  1. Menentukan luasnya

Setelah mengetahui lokasi mushola tersebut berada maka langkah yang selanjutnya adalah dengan menentukan luas mushola tersebut. Apabila lahan yang dimiliki terbatas, maka sebaiknya mempertimbangkan ukuran mushola tersebut dengan baik. Untuk masalah ukuran ini, bisa juga disesuaikan dengan jumlah anggota yang ada didalam rumah.

  1. Memperhatikan desain interior 

Tak hanya itu saja, masih ada hal penting lainnya yang wajib diperhatikan seperti bagaimanakah desain interior yang dihadirkan oleh mushola tersebut. Ada banyak desain interior yang bisa anda aplikasikan pada ruang mushola. Desain tersebut juga bisa disesuaikan dengan desain rumah yang dipilih.

Sebagai contohnya apabila anda memiliki rumah dengan desain interior minimalis, maka anda bisa memilih desain mushola minimalis. Desain minimalis ini sendiri biasanya hadir dengan warna cat tembok yang sederhana dan tidak mencolok seperti warna netral.

  1. Lantai harus lebih tinggi

Mengingat mushola merupakan tempat yang suci karena digunakan untuk beribadah, maka ada baiknya lantai mushola tersebut dibuat lebih tinggi dibandingkan dengan lantai yang ada disekitarnya. Terlebih lagi apabila mushola tersebut dekat dengan tempat wudhu.

Dengan membuat lantai mushola lebih tinggi maka bisa terhindar dari semua hal yang menyebabkan najis. Selain itu, ada baiknya lantai, sajadah, karpet dalam keadaan yang kering dan tidak berbau.

  1. Penggunaan dekorasi yang tepat

Untuk menciptakan nuansa islami pada mushola di rumah, sebaiknya bisa memasang dekorasi atau hiasan yang mempunyai nuansa alami. Seperti dengan memasang adanya karya seni kaligrafi hingga tulisan lainnya yang mempunyai nuansa islami juga. Dalam mendesain interior ini, sebaiknya anda tidak berlebihan dalam menggunakan dekorasi

  1.  Dekorasi alami

Ada ide desain interior mushola yang patut dicoba yakni mushola dengan dekorasi alami. Penggunaan material seperti kayu dan bebatuan ini memang akan membuat mushola minimalis dalam rumah akan semakin terlihat nyaman dan berbeda. Adapun penggunaan kayu tersebut bisa diterapkan pada pembatas ruangan, bingkai foto hingga kabinet,

Keberadaan mushola di rumah memang sangat penting karena digunakan sebagai tempat ibadah. Itulah mengapa dalam mendesain mushola, anda jangan membuat mushola asal-asalan. Banyak hal yang harus anda pertimbangkan seperti lokasi, ukuran hingga desain interiornya.