Saat tiba musim hujan, tiba juga hari-hari dimana air berlimpah ruah. Berbeda pada saat musim kemarau, yang kadang kita sampai-sampai kekurangan air. Mulai dari air PDAM yang keruh dan kecil tekanannya, atau air tanah yang mulai surut. Untuk mengatasi hal-hal tersebut hendaknya kita mulai memikirkan tentang sistem panen air hujan atau rainwater harvesting system. Dimana air hujan dapat kembali dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari kita. Setelah air hujan turun melalui genteng dan talang air, pra-filtrasi air hujan ini mulai berfungsi sesuai dengan fungsinya.

Apa itu pra-filtrasi air hujan? kasarnya pra-filtrasi adalah filter pertama untuk air hujan yang akan masuk ke dalam tangki penyimpanan air. Untuk lebih jelasnya saya akan menjabarkan apa itu pra-filtrasi air hujan, kegunaan, dan jenis-jenisnya.

Air hujan yang turun setelah dari genteng dan melewati talang air tentunya membawa berbagai macam kotoran, dari debu, tanah, pasir, sampah daun, hingga material genteng yang terlepas dari gentengnya. Tentunya benda-benda tersebut akan dapat menyumbat saluran air, terutama saat kita menggunakan rainwater harvesting system. Untuk mencegah hal tersebut maka pra-filtrasi air hujan ini dibutuhkan dalam sistem tersebut. Pra-filtrasi ini berguna untuk menyaring benda-benda tersebut, dimana material padat seperti pasir, debu, pecahan genteng akan mengendap pada ruang pra-filtrasi, sedangkan sampah organic yang terbawa akan menjadi kompos sesuai dengan bahan dari filter yang digunakan. Ada juga filter yang mengendapkan benda-benda padat, sedangkan debu yang bercampur air kotor akan dikeluarkan saat pertama air masuk filter, dan air bersih masuk kedalam tangki penyimpanan air.

Dalam melakukan tugas ini, pra-filtrasi dibagi menjadi beberapa jenis, diantaranya :

First-flush diverters

First-flush diverters merupakan pra-filter yang posisinya pada pipa turunan dari talang. Dimana filter ini menggunakan bola sebagai indikasi penuh tidaknya kotoran dalam tangki yang disediakan untuk menyaring kotoran. Jadi saat tangki kotoran sudah penuh, maka bola akan menutup jalur tangki kotoran dan air dapat masuk ke tangki penyimpanan air.

Pot Filters

Pot filters merupakan jenis pra-filter paling simple diantara filter lainnya. Dan filter ini sanggup menyaring sekaligus menghasilkan air bersih 100% sesuai air yang mengalir lewat talang air. Sama halnya dengan Pot bunga, filter ini biasanya di tanam dalam tanah dan bagian tutup rata sama dengan permukaan tanah. Tetapi ada juga yang menggunakan filter dengan posisi di atas tanah. Filter ini memiliki pori-pori di bagian dasar sebelum air di alirkan ke tangki penyimpanan air. Diatas pori terdapat penyaring kotoran, lalu ada kerikil yang berfungsi untuk menahan kotoran berbentuk padat termasuk sampah daun.

Basket filters

Basket Filters merupakan pra-filter yang menggunakan prinsip keranjang untuk menyaring kotoran-kotoran dari genteng dan talang air. Filter ini memiliki 2 penyaring, yang pertama pada bagian paling atas yang berdiamter lebih besar daripada badan filternya itu sendiri, dan kedua terdapat penyaring yang lebih kecil di dalam tangki filter tersebut. Cara kerjanya penyaring bagian atas menyaring kotoran yang berdimensi besar, sedangkan penyaring di bagian dalam menyaring material kotoran yang lebih kecil. Pada filter ini sudah dilengkapi dengan overflow, sehingga saat air yang masuk ke tangki sudah penuh,air akan otomatis keluar, atau saat kotoran penuh maka air dan kotoran yang mudah terangkat akan keluar melalui overflow. Untuk jenis ini biasanya terdapat 2 ukuran yang berkaitan dengan kapasitas daya tamping sesuai dengan luasan atap. Biasanya filter ini diletakkan di dalam tanah, dan pada penyaring dalamnya dilengkapi dengan pegangan agar mudah untuk dibersihkan.

Cascade filters

jika dilihat dari bentuknya cascade filter menyerupai Basket filter, hanya di dalamnya terdapat perbedaan. Untuk cascade filtr terdapat part internal cascade filter diamana partini dapat membersihkan kotoran yang mengendap, sehingga meminimalisasi jangka waktu maintenance. Untuk cascade internal filter ini melakukan pembersihan menggunakan siraman air pertama dari air hujan, sehingga kotoran yang mengendap sebelumnya dapat dibersihkan. Pada filter ini juga dilengkapi dengan everflow yang fungsinya sama dengan Basket filter. Dan penempatan filter ini biasanya di tanam dalam tanah. Pada filter ini juga dilengkapi dengan cascade filter elemen yang fungsinya sama dengan Basket yang terdapat di dalam Basket filter. Penggunaan filter ini biasanya untuk luasan atap diatas 5000 sq ft atau setara dengan 1500 m persegi.

Vortex filters

Sesuai dengan namanya vortex, pada filter ini menggunakan sistem vortex atau pusaran. Pada filter ini juga memiliki sistem pembersihan kotoran sendiri, sama dengan cascadefilters. Hanya pada filter ini penggunaan partnya lebih simple. Jadi air yang turun dari talang air membentuk pusaran di dalam vortex filter elemen yang terbuat dari bahan jaring anti karat. Dengan kekuatan pusaran tersebut membersihkan kotoran yang ikut dengan air hujan, dan kotoran akan tersangkut pada bagian vortex filter elemen ini dan keluar melalui overflow. Dan air yg bersih masuk ke dalam tangki penyimpanan air. Untuk maintenance part vortex filters elemennya pun sangatlah mudah. Untuk ukuran sendiri vortex filters ini cocok untuk bangunan kecil hingga besar luasan atapnya. Untuk penempatan vortex filters ini sendiri bisa di tanam atau di atas tanah.

Sumber: ConservationRainharvestingUtama. Verdant Cilukba