Desain Rustic adalah salah satu gaya interior yang diminati orang. Rustic dalam bahasa Indonesia yaitu berkarat atau tua serta memiliki permukaan yang kasar dan tidak di finishing dengan baik. Artinya yaitu desain ini mengedepankan konsep alamiah. Gaya ini di pengaruhi oleh pengrajin Amerika.

Furniture yang digunakan biasanya terbuat dari kayu tanpa finishing. Untuk keseluruhan bangunannya pun gaya ini meminimalisir finishing. Alasanya yaitu supaya terlihat alami.

Secara akademis sendiri, konsep desain interior adalah dasar pemikiran desainer yang digunakan untuk memecahkan permasalahan atau problematika desain.

Bahan yang digunakan untuk dinding yaitu batu bata merah ataupun kayu. Dinding yang digunakan untuk konsep ini pun tidak ada finishing artinya tanpa dicat ataupun finishing lainnya. Sama seperti dinding, lantai untuk konsep rustic yaitu menggunakan kayu atau parket dan tidak di finishing juga.

Warna yang digunakan pada konsep ini yaitu warna alamiah, seperti abu-abu, coklat kayu, hitam, tanah warba batu bata. Elemen yang digunakan konsep rustic yaitu batu alam, kayu, besi tempa, logam, dan bahan alamin lainnya.

Desain interior rustic bernuansa alam pedesaan dengan mendominasi palet warna coklat. Desain ini bisa terlihat langsung dari teksturnya yang berantakan dan kasar, furniture dari bongkahan kayu merupakan ciri khas gaya interior rustic. Walau hanya menggunakan material kayu tapi tidak sembarangan material lain dapat ditambahkan dalam desain ini. Karena jika salah penggunaan material atau letak penyimpanan material maka desain ini akan terlihat berantakan.

Contohnya penggunaan furniture kayu yang dibiarkan begitu saja. Walau konsep desain ini meminimalisir finishing, namun bukan berarti tanpa ada sentuhan finishing. Artinya dalam satu ruangan minimal kita harus merapihkan tekstur furniture dari kayu supaya tidak terlalu kasar dan terlihat rapih.

Selain warna material dan elemen desain interior rustic, hal yang perlu diperhatikan lainnya yaitu keseimbangan dari semua unsur desain interior.Contoh desain interior rustic yaitu rumah adat sunda.

Desain interior rustic juga bisa di kombinasikan dengan desain interior modern. Selain bisa di kombinasikan dengan gaya modern, gaya interior rustic juga bias dikombinasikan dengan gaya interior minimalis. Contonya dalam penggunaan furniture, dinding, lantai, pintu, dll.

Ciri-ciri desain interior rustic:

  • Meminimalisir finishing
  • Warna yang digunakan yaitu warna ilmiah
  • Dinding dari kayu atau batu bata
  • Lantai tidak menggunakan keramik tetapi memakai parket atau kayu
  • Furniture yang terbuat dari kayu atau bongkahan kayu

Kelebihan dan kekurangan gaya interior rustic:

  1. Seperti contoh gambar di bawah ini, dinding desain rustic menggunakan bahan dari kayu dibiarkan begitu saja tanpa dicat ataupun hal lainnya atau tanpa finishing. Hal tersebut dapat mengurangi biaya dalam membangun desain ini.

2. Lantai pada desain rustic menggunakan bahan dari kayu atau parket. Seperti yang kita ketahui parket adalah salah satu bahan penutup lantai yang harganya terbilang agak mahal.

3. Furniture terbuat dari kayu sehingga mudah dicari dan juga di buat.

4. Dalam keseluruhan pembuatan rumah dengan memakai desain ini bisa dikatakan tidak terlalu mahal karena bahannya mudah dicari

5. Dengan memakai desain ini kita seperti berada disebuah pedesaan atau nyaman bagi pengguna para pekerja yang seharian kerja di depan computer.

6. Untuk perawatan-nya pun bisa dibilang tidak terlalu sulit

7. Desain ini bisa di pakai didaerah mana saja, contohnya pedesaan dan perkotaan.

Sumber; HouzzHomifyArsitagRumah, Verdant Cilukba