Membuat desain toko roti yang klasik bisa menjadi salah satu strategi untuk memasarkan produk. Banyak pengunjung menikmati desain interior toko kue yang menarik. Bahkan beberapa orang mulai penasaran dan berkunjung ke sebuah toko roti yang mempunyai tampilan bangunan menawan. Anda tertarik untuk menekuni usaha bidang kuliner khususnya kue?

Aspek penting selain produk roti yang lezat dan berkualitas, tampilan display dan tempat berjualan juga harus mendukung. Kesan klasik pada desain toko roti yang klasik, bisa dengan mengadobsi dari beberapa desain di bawah ini.

  1. Membuat tampilan fasad klasik dan menarik

Bagian depan toko atau sering disebut fasad merupakan bagian pertama yang harus terlihat menarik. Apabila konsep yang diusung adalah klasik, maka harus dibuat dengan tampilan yang mendukung. Misalkan saja dengan menggunakan aksen kayu untuk bagian eksterior dengan bentuk huruf tertentu untuk nama toko.

Toko-toko roti yang sudah berdiri lama di berbagai negara seperti eropa, bisa dibilang sebagian besar mengadopsi konsep klasik. Tidak perlu semuanya harus menampilkan serat kayu, warna cat hijau tua polos juga tetap bisa memperlihatkan kesan tempo dulu jika dipadukan dengan kaca bening yang memperlihatkan bagian interior.

  1. Menyertakan lampu yang memancarkan cahaya kuning

Memasang lampu dengan bentuk- bentuk yang memberikan kesan klasik dan memilih bolam yang memancarkan cahaya kekuningan bisa menjadi pilihan. Meskipun tidak harus seperti itu, lampu dengan cahaya putih pun tetap bisa membuat tampilan interior toko bernuansa kuno dengan perpaduan cat dan furniture yang tepat.

Bentuk lampu juga sangat mempengaruhi tampilan interior. Lampu-lampu yang populer di zaman dulu seperti lampu gantung dengan tutup di atas bolam bisa diletakkan berjejer.

  1. Memilih jendela dengan kaca bening

Banyak varian kaca yang bisa dipilih untuk jendela sebuah bangunan. Mulai dari bening, kaca cermin atau satu arah, tinted glass (berwarna), tempered, dan masih banyak lainnya. Agar bagian interior mendukung fasad, maka bisa dipasang jendela dengan kaca polos bening.

Sehingga pelanggan bisa melihat etalase, lampu, dan furniture bagian dalam dari depan toko. Pastikan menata etalase sebaik mungkin sehingga banyak orang akan penasaran untuk berkunjung.

  1. Desain toko roti yang klasik dengan tata letak dalam ruangan

Tata letak produk dan furniture lain di dalam toko roti yang biasanya memiliki space minimalis sebaiknya tetap memberikan kenyamanan kepada setiap pengunjung. Salah satunya dengan memberikan akses mudah untuk menjelajah ruangan. Posisikan rak display kue sedemikian rupa sehingga pelanggan yang datang akan mengarah langsung ke sana.

Rak display bisa dipilih dari bahan kayu dengan model yang sesuai konsep desain ruangan. Apabila ada lebih dari satu rak, bisa ditata secara berhadapan dengan memberikan jarak yang tepat. Sementara meja ataupun kursi yang mendukung kesan klasik biasanya terbuat dari material kayu dan besi.

  1. Desain toko roti yang klasik dengan mengusung gaya vintage

Anda bisa mulai mengumpulkan atau memanfaatkan perabotan-perabotan tempo dulu untuk memberikan suasana vintage. Gaya klasik lebih sering menggunakan display rak yang menempel dinding. Warna ruang dan furniture bisa didominasi dengan warna coklat, tosca, dan perpaduan putih. Etalase bisa menggunakan meja kayu panjang.

Toko kue yang mengusung tema klasik ataupun vintage biasanya banyak menggunakan bahan kayu. Beberapa poin di atas bisa menjadi referensi untuk anda yang sedang berencana membangun sebuah toko roti. Fasad adalah bagian eksterior yang menampilkan konsep toko. Sementara interior bisa menggunakan rak, lampu dan furniture kuno.