Budgeting atau perhitungan biaya pembuatan rumah dapat anda lakukan sendiri atau menyerahkannya pada konsultan yang anda hire.

Budgeting merupakan tahap awal dari pembangunan rumah. Rumit atau tidaknya membuat perencanaan keuangan pembangunan rumah pada prinsipnya tergantung dari cara kita memilih pola manajemen pembangunannya. Dengan kata lain sejauh mana kita ingin terlibat dalam proses pembangunan yang akan dilakukan. Secara umum, dana tersebut akan digunakan untuk 3 hal yaitu; Lahan, perencanaan dan konstruksi.

Lihat juga : 5 Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membangun Rumah

1. Lahan

Lahan merupakan kebutuhan dasar dalam pembangunan rumah dan bisa jadi memiliki pengaruh yang signifikan dalam proses pembangunannya. Dana ini merupakan pengeluaran opsional, karena lahan bisa saja sudah dimiliki sebelumnya, baik berupa lahan kosong atau lahan yang sudah memiliki bangunan yang akan di bongkar.

2. Perencanaan

Dana untuk perencanaan dapat dikeluarkan dalam satu paket atau dipecah sesuai dengan kebutuhan dan keterlibatan anda dalam proses perencanaan dan konstruksi. Keputusan anda ini akan mempengaruhi pencarian yang akan anda lakukan dalam menentukan konsultan yang akan anda gunakan. Semakin banyak tugas yang anda limpahkan pada konsultan perencanaan, tentunya berbanding lurus dengan biaya yang harus anda keluarkan dan semakin ringan beban yang harus anda kerjakan secara personal. Berikut ini pekerjaan-pekerjaan yang dapat anda pesan kepada konsultan perencanaan :

a. Pengukuran

Pekerjaan pengurukan merupakan pekerjaan yang dilakukan oleh ahli Geodesi dengan menggunakan alat ukur seperti Theodolite, GPS handheld atau alat yang lebih canggih lainnya. Meskipun sering disalah tempatkan sebagai pekerjaan sipil, pekerjaan pengukuran merupakan pekerjaan yang cukup penting baik untuk kemudian datanya digunakan oleh ahli sipil maupun untuk mengurus izin mendirikan bangunan atau validasi sertifikat tanah.

b. Sipil

Ilmu sipil sangat penting digunakan dalam berbagai pembangunan termasuk rumah. Dalam pembangunan rumah, ahli sipil dapat membantu pemilik untuk melakukan analisa kekuatan tanah dengan sondir yang berfungsi untuk menentukan pondasi dan struktur apa yang paling tepat dan efisien untuk digunakan.

c. Desain Arsitektur dan Interior

Desain fisik bangunan dan rancangan interior didalamnya sering disalah artikan hanya berkaitan tentang bentuk rumah yang menarik atau visual saja. Padahal pekerjaan arsitektur dikategorikan sebagai pekerjaan teknik, mulai dari material, pencahayaan alami, kebutuhan ukuran default setiap ruangan dan sebagainya. Begitu pula pekerjaan interior yang bukan cuma masalah kenyamanan tetapi juga bagaimana memaksimalkan fungsi ruang.

d. Izin Mendirikan Bangunan

Dengan gambar-gambar teknik yang telah diperoleh dari hasil pengukuran lahan, pembuatan pondasi dan gambar desain yang diperoleh dari Arsitek maka anda dapat mengurus Izin Mendirikan Bangunan. Izin Mendirikan Bangunan kini merupakan syarat yang mutlak dalam konstruksi bangunan rumah yang akan anda lakukan.

e. Manajer Proyek

Manajer proyek dapat anda peroleh dari konsultan untuk memastikan proyek anda dibuat sesuai dengan desain yang sudah dikerjakan sebelumnya. Tepat waktu pengerjaan dan sesuai dengan budget yang anda sediakan.

Meskipun demikian, tidak semua konsultan menyediakan detail jasa yang sama dan lengkap sebagai mana yang disebutkan diatas. Namun biasanya jika konsultan tersebut tidak menyediakan jasa tersebut, konsultan yang berpengalaman memiliki relasi atau rekomendasi untuk jasa-jasa yang lain.

3. Konstruksi

Tentu saja dalam pembangunan biaya yang pasti anda harus keluarkan adalah biaya konstruksi atau biaya pembangunan. Biaya ini juga dapat anda serahkan pada konsultan untuk perhitungannya yang biasa kita sebut dengan RAB atau Rencana Anggaran Biaya. Biaya konstruksi secara umum terdiri dari biaya SDM atau Tukang dan Material. Namun biaya ini juga terkadang juga ditambah dengan biaya kebersihan seperti pembuangan brangkal, biaya keamanan resmi atau tidak resmi dan biaya tak terduga lainnya.

Biaya konstruksi juga dapat dirapel dengan menggunakan kontraktor. Kontraktor bisa anda dapatkan melalui rekomendasi dari konsultan, atau konsultan yang sudah merangkap kontraktor, rekomendasi dari orang yang dapat anda percaya maupun anda cari via internet saat ini.

Anda dapat menemukan banyak sekali artikel yang membahas tentang dana yang dibutuhkan untuk konstruksi ini. Artikel-artikel tersebut biasanya membahas tentang harga permeter yang dikenakan oleh Tukang atau sudah beserta materialnya. Biayanya berdasarkan borongan atau harian. Harga-harga tersebut tentunya tentatif berdasarkan asal SDM atau tempat pengerjaannya. Sebagai gambaran berikut ini kami jabarkan secara kasaran kebutuhan biaya yang mungkin harus anda keluarkan dalam pembuatan rumah.

No Pekerjaan Sub Pekerjaan 1  Sub Pekerjaan 2 Harga Waktu
 1   Lahan
 2   Perencanaan   Pengukuran
  Sipil
  Arsitektur
  Interior
  IMB
  Manajer Proyek
 3   Konstruksi   Persiapan Lahan
  Tukang   Pondasi
  Dinding
  Lantai
  Kusen
  Atap
  Plafon
  Taman
  Besi
  Interior
  Listrik
  Dst
  Material   Pasir
  Agregat
  Cat
  Papan
  Kaso
  Dst
  Alat   Mobil bak
  Molen
  Steger
  Dst
  Mandor
 4   Tak Terduga

Kesimpulannya, meskipun secara umum membuat perencanaan keuangan pembangunan rumah dapat dilakukan dengan menghitung biaya yang diperlukan untuk mendapatkan lahan serta menggunakan jasa konsultan untuk menghitung keseluruhan biaya yang lain yang dibutuhkan dari awal hingga akhir rumah di bangun.  Anda sebaiknya tetap melakukan evaluasi dari harga yang telah dibuat.

Harga jasa dari konsultan dan kontraktor sangat bervariasi. Selain pengalaman dan rekomendasi, legalitas dan detail penawaran merupakan hal yang tidak boleh luput dari perhatian anda.