Dalam merencanakan sebuah bangunan tentu saja kita harus memahami tujuan dari bangunan tersebut. Misalnya saja kita merencanakan sebuah rumah tinggal. Tujuannya yaitu untuk melindungi diri dari panas dan hujan.

Dalam perencanaan sebuah rumah tinggal bukan hanya tentang seberapa bagus atau seberapa kuat bangunan tersebut didirikan. Namun juga harus diperhatikan perencanaanya berdasarkan pembagian ruangan sesuai dengan kebutuhan dan kegunaan.

Hal yang paling utama dalam merencanakan sebuah rumah tinggal yaitu merencanakan ruangan apa saja yang akan di muat. Seperti ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, toilet dan sebagainya.

Pembagian ruangan ini dinamakan juga dengan pembagian zona. Secara umum pembagian zona dalam sebuah ruangan terbagi menjadi 4. Di antaranya zona privat, publik, semi publik, dan service.

Untuk lebih jelasnya simak uraian berikut ini:

Zona Privat

Zona privat yaitu tempat dimana ruangan tersebut bersifat personal. Atau sebuah ruangan yang memiliki kebebasan secara pribadi sehingga penghuninya bebas melakukan aktifitasnya tanpa ada gangguan dari orang lain. Misalnya, kamar mandi, kamar tidur dan ruang ganti.

Kenapa kamar mandi? karena ruangan tesebut bersifat pribadi yang digunakan secara personal atau tidak digunakan secara bersamaan.

Zona pribadi biasanya diletakan pada titik terjauh dari bagian muka bangunan atau menghindari daerah yang bising.

Hal-hal yang perlu di perhatikan dalam perencanaan zona pribadi yaitu:

  1. Didesain senyaman mungkin.
  2. Mempunyai bukaan langsung ke ruang terbuka seperti taman belakang.

Zona Semi Publik

Zona semi publik yaitu setiap penghuni dalam zona ini dapat berinteraksi antar sesama penghuni dalam rumah tersebut. Tidak ada penghuni dari luar, sehingga hanya terjadi interaksi sesama anggota keluarga atau penghuni rumah tersebut. Contohnya yaitu ruang keluarga dan ruang makan.

Zona Publik

Zona publik merupakan wadah dari aktifitas umum yang digunakan sebagai ruang interaksi antara sesama anggota keluarga dengan tamu.

Zona ini bersifat terbuka yaitu bebas melakukan aktifitas interaksi dengan orang luar dalam rumah tersebut tanpa mengganggu aktifitas personal. Selain berupa ruangan di dalam rumah,  bisa juga berupa ruang yang langsung berinteraksi dengan orang lain di lingkungan sekitar atau di luar ruangan. Contohnya, ruang tamu, teras dan halaman depan.

Pada umumnya zona publik ini mempunyai akses ke pintu utama dimana pencapaiannya mudah di jangkau dari luar ruangan maupun dari dalam ruangan.

Zona Servis

Zona servis yaitu sebuah ruang yang berfungsi untuk melayani seluruh zona yang ada di dalam rumah. Biasanya berbentuk garis lurus memanjang dari depan ke belakang rumah atau memutar di sekitar rumah. Zona ini di antaranya kamar mandi, dapur, ruang tidur pembantu, gudang, ruang cuci, ruang jemur, dan setrika

Hal-hal yang perlu di perhatikan dalam perencanaan zona servis adalah :

  1. Persyaratan penanggulangan pemadam kebakaran (agar mudah menjangkau seluruh sudut rumah).
  2. Sumber penyediaan air bersih.
  3. Saluran pembuangan air kotor.

Sebaiknya berada dalam 1 garis dalam zona ini, sehingga ketika terjadi kebocoran akan mudah ditemukan dan tidak banyak lantai yang harus di bongkaran.

Sekian artikel verdant tentang pembagian zona dalam merencanakan sebuah bangunan. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan di bidang ilmu pengetahuan tentang konsep perencanaan sebuah rumah tinggal yang nyaman sesuai dengan fungsi dan kebutuhanya.

Sumber: ArsitekturSlide. Verdant Cilukba