Bosan melihat tampilan dekorasi dinding rumah yang polos? Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendekor dinding. Misalnya saja dengan menggunakan cat, atau bisa juga dengan memasang wallpaper dinding agar tampilannya terlihat lebih dekoratif.

Memasang wallpaper dinding merupakan pilihan yang tepat jika anda memiliki ruangan yang minimalis. Mengapa? Karena wallpaper banyak pilihan motif, warna dan corak sehingga akan membuat ruangan terlihat lebih menarik. Namun, dalam proses pemilihan motif harus benar-benar diperhatikan karena akan sangat berpengaruh terhadap suasana ruangan.

Ada beberapa tips dari Verdant yang bisa anda aplikasikan atau sebagai bahan referensi ketika akan memilih wallpaper dinding rumah.

  1. Pastikan motif yang dipilih sesuai dengan karakter penghuni rumah

Motif dan warna wallpaper yang akan diterapkan pada dinding ruangan bisa memberikan efek psikologis pada penghuni rumah. Dengan demikian, ketika anda memilih motif harus disesuaikan dahulu dengan karakter masing-masing. Terutama untuk ruangan-ruangan tertentu seperti ruang keluarga, ruang makan atau dapur. Pastikan semuanya harus menyetujui pemilihan motif ataupun warna.

Ketika anda bingung dalam menentukan keputusan wallpaper seperti apa yang akan digunakan. Tipsnya pilihlah motif atau warna wallpaper yang beraksen netral. Seperti, warna hitam dan putih atau bisa juga dengan pola geometri sehingga bisa menciptakan suasana hangat.

Baca juga: Yuk, Kenali Ragam Jenis Bahan Wallpaper Dinding

2. Jangan menutup semua dinding dengan wallpaper motif

Mengapa jangan menutup semua dinding? Karena ketika anda menutup semuanya, tampilan dinding akan terlihat sempit dan penuh. Sebaiknya sisakan sebagian dinding yang kosong agar tampilannya seimbang.

3. Kenali konsep ruangan

Penting juga, anda harus mengenali konsep ruangan. Apakah konsep ruangannya formal atau mengusung warna-warna cerah. Jika ruangannya memiliki konsep formal biasanya banyak yang menggunakan warna-warna akromatik. Apa itu warna akromatik? warna akromatik merupakan kombinasi antara warna yang gelap dan terang. Contoh warna akromatik adalah warna hitam, putih dan abu-abu.

Untuk konsep ruangan yang cerah biasanya diaplikasikan pada ruang bermain anak. Pilihlah warna cerah dengan motif-motif yang lucu, karena ditinjau dari sisi prikologis pun warna-warna cerah mampu menambah keceriaan.

Isi Bangunan,